•   Kamis, 12 Desember 2019
Ekonomi Global

​Memperingati Hari Uang, KPP Pratama Tuban Selenggarakan Pajak Bertongklek

( words)
Penampilan salah satu peserta Pajak Bertongklek.


SURABAYAPAGI.COM, Tuban - Kantor Perpajakan Pratama (KPP) Tuban menyelenggarakan lomba Tongklek dan Festival Mural di halaman kantornya, Jl. Pahlawan, No. 8 Tuban, Minggu (17/11).

Belasan tim tongklek yang berasal dari Kabupaten Tuban dan Lamongan memamerkan kemampuan mengolah gamelan, kentongan dan seperangkat alat pendukung ditambah tampilan yang atraktif untuk disuguhkan kepada dewan juri dan pengunjung yang hadir.

Disisi lain juga nampak peserta mural menumpahkan cat warna- warni dengan bentuk gambar yang sudah direncanakan di tembok sebagai media kanvas yang telah disediakan.

Mural yang dilombakan dengan tema pajak nampaknya mampu dikembangkan melalui daya kreatifitas dan imajinasi peserta. Perpaduan warna dan kesesuaian gambar menajadi incaran juri yang menilai. Bahkan kerjasama kelompok juga turut menjadi poin.

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P 2 Humas), Nyoman Ayu Nisngsih yang turut datang melihat Festival tersebut nampak bangga akan kreatifitas yang dilakoni oleh jajaran KPP Tuban.
Sebab, kantor pelayanan pajak mampu berevolusi dengan baik disegala bidang, khususnya dengan seni. Baik seni lukis dan seni musik yang diaplikasikan di Tongklek dan Mural.

Menurutnya, Pajak sangat diuntungkan dengan adanya festivalnini. Karena bisa mengenalkan, mempromosikan dan melakukan sosialisasi secara luas kepada masyarakat langsung. Kedepan, pajak akan terus erinovasi dan bertransformasi menjadi lebih baik melalui berbagai bidang.

"Kita bisa berubah dan mensosialisasikan melalui banyak cara, salah satunya dengan seni tongklek. Sangat bagus kegiatan ini, semoga bisa dicontoh jajaran lain," jelasnya.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Tuban, Eko Radnadi Susetio menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja diselenggarakan agar kebudayaan dan seni yang ada di Kota Bumi Wali ini memiliki ruang untuk lestari dan diberi apresisasi.

"Kesan dan pesan yang kita sampaikan dengan taat pajak dan sadar pajak itu tersentuh dengan seni. Sehingga bentuk sosialisasi kita menyeluruh dan bisa mengena," pungkasnya.

Berita Populer