•   Rabu, 11 Desember 2019
Agrobisnis

Mengejutkan! Sebutir Telur Penyu Dihargai RP3.000

( words)
Tumpukan telur penyu yang diperdagangkan SP/Prfn


SURABAYAPAGI.com - Telur penyu curian masih diperdagangkan di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Telur-telur itu dijual dengan harga Rp 3 ribu per butir. Padahal keberadaan telur penyu sudah dilindungi Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya.

Dari penelusuran Antara di Pasar Perumnas, Kota Mataram pada Rabu (7/8), sejumlah pedagang mengaku mereka terkadang masih menerima telur penyu. Telur-telur tersebut diterima dari warga sekitar pantai.

“Telur-telur tersebut biasanya kita dapatkan dari masyarakat yang datang langsung menjualnya ke sini meskipun sering merasa khawatir untuk membelinya," kata seorang pedagang satwa yang tidak bersedia disebutkan jati dirinya.

“Masyarakat yang datang ke sini mengaku mendapatkan telur tersebut dengan dipungut dari pantai yang ada di Mataram dan Lombok Utara dan saya juga termasuk salah satu langganannya,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan biasanya penyu naik untuk bertelur satu kali dalam enam bulan. Terkadang juga penyu naik untuk bertelur satu kali dalam setahun. Interval waktu penyu naik menurut pedagang tersebut tidak menentu.

“Saat ini belum musimnya penyu naik untuk bertelur sehingga saya tidak menjualnya sekarang,” katanya.

Sementara itu, beberapa pedagang di Pasar Kebon Roek Kota Mataram mengaku sudah enggan untuk menjual telur penyu.

“Kami sudah tidak berani lagi menjual telur penyu sebab sering kali petugas dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB serta Dinas Perikanan Kota Mataram yang datang untuk memperingati hal tersebut,” katanya.

Berita Populer