•   Jumat, 22 November 2019
SGML

Polres Lamongan Bukber Stakeholder Pantura, dan Santuni Yatim Piatu dan Dhuafa

( words)
Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung saat berpose bersama tokoh masyarakat Pantura dan eks FPI dalam silaturahmi dan buka bersama. FOTO:SP/IST


SURABAYA PAGI, Lamongan - Polres Lamongan terus berupaya menjaga tali silaturahmi dengan komponen masyarakat yang ada di kota Soto. Kali ini silaturahmi dilakukan dengan stakeholder yang ada di wilayah Pantai Utara (Pantura) Paciran dan Brondong.
Silaturahmi yang dibalut dengan acara buka bersama dan santunan anak yatim piatu dan kaum dhuafa tersebut, digelar di Gedung Pelabuhan ASDP Desa Tunggul Kecamatan Paciran Lamongan, Minggu (19/5/2019).
Silaturahmi yang dibalut dengan buka bersama tersebut, seperti yang disampaikan oleh Kapolres AKBP Feby DP Hutagalung, untuk mempererat hubungan silaturahmi antara aparat keamanan dan masyarakat, dalam upaya menjaga wilayah agar tetap kondusif dan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga.
"Alhamdulillah kita masih diberikan nikmat iman dan aman, dan kami gelar acara ini tidak lain bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan berbagi kebahagiaan,"kata Kapolres dalam sambutanya.
Disebutkan Kapolres, nikmat aman adalah suatu nikmat yang luar biasa yang wajib disyukuri, karena terkadang rasa aman tetapi lupa untuk mensyukurinya."Manakala kita diberikan rasa ketakutan maka apa yang akan kita lakukan tidak akan fokus dan berjalan baik,"ujarnya
Kapolres lalu menceritakan kondisi yang ada di Timur Tengah yang terus dilanda gejolak."Kita bercermin pada saudara kita di timur tengah dimana kondisinya yang memprihatinkan. Kepolisian sebagai garda terdepan menjaga kamtibmas mengajak seluruh elemen masyarakat dapatnya bahu membahu saling mendukung dalam menjaga situasi yang kondusif,"ajaknya.
Ia dalam kesempatan itu, mengucapkan terima kasih tahapan Pemilu 2019 di Lamongan berjalan dengan lancar dan konfusif."Kemarin alhamudillah Kabupaten Lamongan mendapat penghargaan dari Kemenkopolhukam RI pada peringkat pertama atas penanganan konflik sosial,"jelasnya.
Hal itu bisa terwujud kata Kapolres karena adanya sinergitas yang cinta damai. "Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada semua masyarakat yang bersatu padu pasca Pemilu, walaupun sebelumnya terpolarisasi dengan adanya perbedaan pilihan,"katanya.
Karena itu, siapapun nanti yang terpilih sebagai presiden berdasarkan Keputusan KPU, Kapolres mengajak masyarakat untuk menerimanya."Mari kita terima dan sadari, bahwa itulah yang ditakdirkan oleh Allah Subhanallahu Wataala,"ajak Kapolres.
Ia juga berpesan, pada 22 Mei 2019 mendatang ada tahapan Pemilu yang akan disampaikan oleh KPU kepada masyarakat, tentang hasil Pemilu. Terkait Berkembangnya isu isu people power ia berharap untuk tidak terbawa dalam isu tersebut tidak ada kebenarannya atau hoax.
"Mari kita jaga keutuhan NKRI yang terbentuk dari perjuangan para alim ulama. Mari kita suarakan kedamaian kita jaga persatuan dan kesatuan, apabila terdapat tetangga dan rekan kita terpapar paham yang menyimpang mari kita dekati dan sadarkan," pintanya sambil menyebutkan kalau Polri telah menangkap dan mengamankan terduga teroris dari JAD yang akan melakukan amaliyah pada tanggal 22 Mei pada saat pengumuman KPU tersebut.
Ketua HNSI Lamongan, H Sukri sepakat dengan ajakan Kapolres Lamongan. Ia mewakili nelayan Pantura mengucapkan terima kasih dan mengajak kepada nelayan untuk kembali bersatu, dan jangan terhasut dengan isu yang memecah belah persatuan pasca pemilu.
"Saya berharap para nelayan di wilayah Pantura agar tidak mengikuti kegiatan di Jakarta pada tanggal 22 Mei. Lebih baik di rumah menjalankan ibadah puasa dan memaksimalkan moment bulan Ramadhan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan," harapnya. jir

Berita Populer