•   Selasa, 22 Oktober 2019
Ekonomi NKRI

PT Jasa Marga Mulai Petik Hasil dari Tol Baru

( words)
RAMAI: Suasana pintu tol Padalarang Barat | WIKIPEDIA


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masa depan industri jalan tol di Indonesia tampak menggembirakan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk sendiri mengklaim telah terjadi pertumbuhan perolehan jalan tol sebanyak 9,20% per bulang Juni 2019. Hal itu diketahui diperoleh dari meningkatnya sumbangan ruas-ruas tol yang baru berjalan.

Dalam semester I 2019, pendapatan dari jalan tol menyentuh angka Rp4,70 triliunan. Itu kalau hanya dari jalan tol. Sementara untuk jumlah seluruh pendapatan usaha PT Jasa Marga sendiri tercatat sebesar Rp5,16 triliunan.

Terkait hal ini, Corporate Secretary PT Jasa Marga Tbk. (JSMR) M Agus Setiawan mengungkapkan, sumbangan penghasilan dari anak perusahaan terdongkrak dari 12,90% pada semester I tahun 2018, menjadi 17,20% pada semester I 2019.

"Penaikan kontribusi itu adalah imbas positif dari beroperasinya jalan tol anyar serta keterhubungan jaringan tol trans-Jawa pada penghujung tahun 2018 lalu," terang Agus.

Di samping penghasilan, ruas-ruas jalan tol anyar pun berkontribusi pada pertumbuhan aset. Hak konsesi tercatat sebagai aset tak berwujud, jadi imbasnya langsung ke pencatatan perseroan. Per bulan Juni 2019 lalu, aset PT Jasa Marga sendiri tercatat sebanyak Rp89,67 triliunan atau meningkat 8,80% secara year on year.

Hingga empat tahun perdana 2019, PT Jasa Marga setidaknya telah mengoperasikan satu jalan tol anyar dan dua seksi dari jalan tol yang telah tersedia. Sebelumnya, PT Jasa Marga juga menjalankan seksi tujuh jalan tol rute Medan—Kualanamu—Tebing Tinggi sepanjang 9,26 kilometer. Selain itu, juga ada jalan tol Gempol—pandaan sejauh 1,60 kilometer. Perusahaan pelat merah ini juga sudah meluncurkan jalan tol rute Pandaan—Malang seksi Pandaan—Singosari sepanjang 30,60 kilometer.

Berita Populer