•   Rabu, 18 September 2019
Geliat Malam

Rumah Bordil Paling Aman Nyaman bagi Wanita

( words)
Salah satu perempuan yang bekerja di rumah bordil.


SURABAYAPAGI.com, Inggris – Jika di Indonesia rumah bordil biasanya dilarang untuk beroperasi, rumah bordir di Inggris justru dibiarkan karena dianggap memberikan lingkungan yang aman bagi perempuan. Bahkan pengelola rumah bordil tersebut adalah seorang polisi.

"Kami tidak membolehkan narkoba, tidak ada perempuan di bawah umur. Kami memeriksa paspor mereka," tegas Karl untuk memastikan para perempuan bukan masuk ke Inggris karena diselundupkan.
"Jika kami meragukan bahwa mereka bekerja bukan karena pilihan sendiri, maka kami telepon polisi."
Biasanya di Inggris banyak perempuan yang diselundupkan atau yang kecanduan obat bius yang kemudian dipaksa menjadi pekerja seks komersial yang dikendalikan oleh para germo. Namun, rumah bordil ini agak berbeda.
Interior di dalam apartemen yang terletak di pusat kota London ini tampak modern, menyenangkan, dan juga hangat -tidak ada gorden kotor di jendela atau seprai tipis di tempat tidur. Sehingga perempuan-perempuan disitu sama sekalitidak keberatan untuk difoto.
Salah satu bernama, Louise, perempuan Inggris tamatan universitas di bidang Biologi Kelautan dan berutang £20.000 atau sekitar Rp395 juta kepada negara untuk biaya kuliahnya dulu mengatakan lebih suka bekerja menjual seks di tempat tersebut.
“Dengan menjual seks untuk pendapatan yang bisa mencapai £900 (Rp17 juta) per minggu dibanding bekerja `12 jam sehari di stasiun pompa bensin dengan upah minimum,” ujarnya.
Louise menegaskan karena pekerjaan itu pilihannya, maka dia tidak dieksploitasi. "Saya dengan keras kepala memperjuangkan hak saya untuk melakukan kerja seperti ini, tanpa orang lain menerapkan penilaian moral kepada saya."
"Saya tidak mau orang berpikir bahwa saya kecanduan narkoba atau saya dipaksa maupun diselundupkan," tambahnya.
"Saya hanya orang biasa yang ingin mendapat uang, menjamin masa depan saya sendiri dan melakukan pekerjaan ini karena pilihan."vv

Berita Populer