•   Selasa, 22 Oktober 2019
Ekonomi NKRI

Rupiah Menguat 0,48%, Setelah 2 Hari Melemah

( words)
Ilustrasi, SP/Brill


SURABAYAPAGI.com – Rabu (4/9) Mata uang Rupiah mengalami peningkatan nilai menjadi sebesar 14.160 per dollar AS nya atau 0,48%. Peningkatan cukup soignifikan ini menjadi penyegar setelah 2 hari melemah berturut turut.

Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.218 per dolar AS atau melemah dibanding kemarin yakni Rp14.217 per dolar AS. Pada hari ini, rupiah bergerak di dalam rentang Rp14.156 per dolar AS hingga Rp14.222 per dolar AS.

Begitu perdagangan hari ini dibuka, rupiah langsung masuk zona hijau, dan terus mempertajam penguatan. Dalam 2 hari sebelumnya, total rupiah melemah 0,28%,sementara pada hari menguat 0,49% ke 14.150/US$. Itu artinya rupiah berhasil membabat habis sekaligus membalikkan pelemahan dalam 2 hari terakhir.

Mata Uang Garuda juga mencapai level terkuat dalam sebulan terakhir, tepatnya sejak 1 Agustus lalu. Berkat performa impresif hari ini, rupiah kini menyandang status runner up Asia, hanya kalah dari peso Filipina yang menguat 0,54%.

Seluruh mata uang utama Asia menguat terhadap dolar AS. Dolar Hong Kong menguat 0,06 persen, baht Thailand menguat 0,11 persen, dolar Singapura menguat 0,3 persen, dan yuan China menguat 0,38 persen.

Kemudian, ringgit Malaysia menguat 0,4 persen, rupee India menguat menguat 0,52 persen, won Korea Selatan menguat 0,63 persen, dan peso Filipina menguat 0,65 persen. Di kawasan Asia, hanya yen Jepang saja yang melemah terhadap dolar AS dengan nilai 0,29 persen.

Berita Populer