•   Rabu, 16 Oktober 2019
Pilpres 2019

Sandi Bantah Timses tak Kompak soal Gaji Guru

( words)
Cawapres no urut 02 Sandiaga Uno Foto: SP/IST


SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Timses Prabowo-Sandi dinilai tidak kompak terkait usulan kenaikan gaji guru sebesar Rp 20 juta. Cawapres Sandiaga Uno membantah timnya tidak kompak terkait hal itu.
Menurutnya, capres Prabowo Subianto dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera memiliki pemikiran yang sama untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Khususnya peningkatan status untuk guru honorer.
"Enggak (kami kompak). Ini yang saya sudah klarifikasi sama Pak Mardani. Ini kan harapan kalau pemikiran kita adalah peningkatan kesejahteraan guru, dan khususnya peningkatan status untuk guru yang honorer," kata Sandi di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (22/11).
Sandi mengatakan, dalam meningkatkan kesejahteraan guru salah satu faktor yang perlu dilakukan yakni meningkatkan fasilitas pendidikan bagi sarana para guru. Ia ingin memastikan rencana revitalisasi sekolah berbasis pelatihan dapat terjadi untuk perbaikan kualitas pendidikan.
"Tapi yang isu utama daripada sistem pendidikan kita, tentunya meningkatkan kualitas daripada guru. Meningkatkan fasilitas pendidikan kita dan memastikan apa yang dijanjikan untuk revitalisasi SMK, revitalisasi sekolah berbasis vokasi itu terjadi," jelasnya.
Sandi menuturkan, di beberapa negara sudah menjalankan sistem magang yang baik antara sekolah dengan sejumlah perusahaan. Sehingga Sandi ingin agar sistem ini juga bisa diterapkan di Indonesia.
"Di Amerika, di negara lain di Eropa Utara, Asia, maupun di beberapa negara sudah sukses dijalankan. Kita nanti akan jalankan di mana dunia usaha memiliki link and match dengan program-program sekolah berbasis vokasi, maupun dengan universitas," tutupnya.

Berita Populer