•   Senin, 27 Januari 2020
Hobi

Sebelum Pamit Dari Indonesia, Chevrolet Diskon Besar Besaran

( words)
salah satu mobil yang dijual di program ’Chevrolet Cuci Gudang’


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta-PT General Motor Indonesia (GMI) mengumukan penjualan merek Chevrolet di tanah air akan dihentikan akhir Maret 2020 nanti.

Keputusan tersebut diambil, dikarenakan minimnya aktivitas penjualan sehingga tidak bisa memberikan keuntungan untuk keberlangsungan bisnis selanjutnya.

"GM Indonesia masih eksis untuk memberikan layanan warranty dan purna jual. Kami akan tetap setia melayani setiap pelanggan untuk perawatan dan perbaikan kendaraan Chevrolet mereka di outlet resmi kami di seluruh Indonesia," ujar Dadan Ramadhani, selaku Customer Care and Aftersales Service Director GM Indonesia.

"Kami juga akan terus bekerjasama dengan seluruh jaringan dealer untuk mendukung kelancaran peralihan dan persiapan purna jual," imbuh Dadan dalam siaran resminya (1/11).

Sebelum resmi hengkang pada maret 2020 nanti, Chevrolet berniat membersihkan lapak penjualannya dengan cara memberikan potongan harga untuk 4 pilihan kendaraan yang dijual. Hal tersebut dilakukan supaya stok mobil yang dijajakan cepat habis dan menarik bagi konsumen.

Diskon bertajuk ’Chevrolet Cuci Gudang’ ini telah dibuka sejak Jumat (1/11/2019) sampai tahun 2019 berakhir.

"Model-model dari Chevrolet ini merupakan kendaraan terbaik di kelasnya dengan fitur teknologi terkini. Kini, kami memberikan penawaran terbatas kepada masyarakat Indonesia melalui program ’Chevrolet Cuci Gudang’ yang dimulai sejak hari Jumat, tanggal 1 November 2019," kata General Director, GM Indonesia, Donald Rachmat.

Cuci gudang di akhir tahun ini juga dilihat Donald sebagai momentum yang pas mengingat adanya tren pembelian mobil untuk liburan dan sebagainya.

"Program spesial ini juga sengaja kami hadirkan pada akhir tahun untuk dapat memenuhi kebutuhan mobil baru yang dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai kendaraan untuk menemani momen terpenting di liburan akhir tahun bersama keluarga atau teman-teman terdekat," tutup Donald.

Berita Populer