Sekolah Al Azhar akan Didirikan di Pandeglang

SURABAYAPAGI.com - Yayasan Al-Mujahidin Cihideung Cimanuk (YAMCC) Pandeglang bekerja sama dengan Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar (YPIA) mendirikan Sekolah Islam Al-Azhar. Pembangunan ini di atas lahan Kampung Cihideung, Desa Batubantar, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang.

Pendiri yang juga Ketua Pembina YAMCC Muflich Rafiuddin menyatakan optimistis Al-Azhar Cihideung memiliki prospek cerah. Selain karena lokasinya strategis di pinggir jalur utama Labuan-Pandeglang, nama Kampung Cihideung itu sendiri sudah dikenal luas sejak zaman perang Kemerdekaan.

“Pada masa lalu banyak tokoh nasional yang berkunjung ke Cihideung, menemui tokoh kharismatis dan pejuang kemerdekaan yang lahir dan berdomisili di sana, yakni alm. H. Mas Mustofa (Haji Apo)," ujar dia.

Haji Apo, kata dia, adalah seorang pejuang yang membela rakyat dari penjajahan Belanda serta pejuang pendidikan untuk mencerdaskan umat.

Para pengurus YPIA telah mengirimkan tim survey ke Cihideung Pandeglang guna melihat kesiapan fisik yang akan menjadi lokasi sekolah Al-Azhar di sana. “Lokasi dan ruang kelas yang ada sementara ini masih ditempati Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Cihideung Pandeglang. Sekolah tersebut akan pindah ke lokasi yang tidak begitu jauh dari Kampung Cihideung pada tahun 2019 ini,” ucapnya.

Sekolah Islam Al-Azhar nanti (yang baru akan beroperasi pada tingkat TK dan SD) akan langsung menempati lokasi yang ditinggalkan MAN tersebut karena status lahan dan sebagian besar bangunannya adalah milik warga Cihideung dengan status tanah wakaf. Terkait acara ’Riungmungpulung’, Hasan menyatakan bersyukur bahwa acara berupa makan siang bersama itu juga dapat dihadiri sejumlah tokoh Cihideung yang berdomisili di luar daerah seperti Serang, Jakarta, Bogor, dan Bekasi.