Tak Efisien, BTN Tutup 93 Kantor Kas

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Mengikuti tren transaksi perbankan yang mulai beralih ke elektronik alias digital, pembukaan kantor kas dinilai tak efisien. Kendati demikian, direktur utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Pahala Mansyuri mulai mengurangi pembukaan kantor kas.

"Kita lihat trennya kan channel elektronik kita dari sisi transaksi itu di atas 45%, jadi sementara transaksi di channel fisik itu justru turun," kata Pahala dalam konferensi pers di Menara BTN, Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Dia menjelaskan hal ini merupakan fenomena yang diperhatikan dan disikapi oleh bank. Kemungkinannya BTN akan memperbanyak kantor cabang pembantu (KCP) dan mengurangi kantor kas.

"Kantor cabang kita akan berubah, apakah akan mengurangi outlet kas atau keseluruhan. Masih dilihat," jelas dia.

Fokus perseroan memang ke kantor cabang pembantu karena kantor kas hanya diisi oleh 5 pegawai, sehingga dinilai tidak efektif.

"Kita tidak akan buka lagi kantor kas, kemungkinan statusnya kita naikkan jadi KCP," ujarnya.