•   Senin, 20 Januari 2020
Gas Dan Bumi

Tim Gabungan TNI dan Polri Segel Ratusan Sumur Minyak Illegal di Jambi

( words)
tim gabungan TNI dan Polri menutup dan menyegel salah satu sumur minyak ilegal di jambi


SURABAYAPAGI.COM, -Dalam rangka memberantas tambang minyak ilegal di kawasan Jambi, tim gabungan TNI/Polri bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Batanghari, menutup 225 sumur minyak illegal.

225 sumur minyak illegal yang ditutup berada di kawasan Desa Pompa Air dan Bungku Kabupaten Batanghari jambi.

"Ini sebagai langkah upaya kita dalam memberantas persoalan illegal drilling yang ada di kawasan ini. Ada 225 sumur yang kita tutup dari 1.393 sumur yang ada, penutupan dan penyegelan itu kita lakukan sejak hari kemarin, dan saat ini ada tambahan lagi yang sudah kita tutup. Nantinya jumlah sumur-sumur minyak ilegal disini akan kita tutup dan segel semua," kata Kapolres Batanghari Jambi, AKBP Dwi Mulyanto, kepada wartawan di lokasi illegal drilling, Selasa (3/12/2019).

Ratusan tambang sumur minyak ilegal itu ditutup petugas dengan cara dirusak berbagai macam alat tambang minyak juga turut diamankan sebagai alat bukti petugas.

"Jadi ini merupakan operasi gabungan dari tim terpadu yang sudah dibentuk. Awalnya sejak tanggal 26 November hingga 1 Desember kita sifatnya adalah imbauan. Dan kemarin hingga beberapa hari ke depan operasi yang kita lakukan ini adalah penindakan hukum. Jika nantinya dalam beberapa hari ke depan itu masih ditemukan para penambang sumur minyak ilegal, maka akan kita proses hukum," ujar AKBP Dwi.

Selain itu, polisi juga telah mengantongi 12 nama pemodal yang terlibat dalam aktivitas sumur minyak illegal. Nantinya, 12 nama pemodal yang identitasnya telah dikantongi itu akan dipanggil untuk diperiksa.

"Dari 12 nama para pemodal yang sudah kita kantongi nama-namanya, nantinya para pemodal itu akan dipanggil dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan di Polda Jambi," terang Dwi.

Berita Populer