•   Rabu, 16 Oktober 2019
Ekonomi China

Trump Kumpulkan Pemasok Teknologi Huawei

( words)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump SP/Nstv


SURABAYAPAGI.com - Kekuatan teknologi yang sangat hebat, membuat Presiden AS Donald Trump mengadakan pertemuan dengan beberapa CEO perusahaan di AS pada Senin lalu. Berbgai isu akan dibahas termasuk Huawei.

Presiden AS Donald Trump bertemu dengan kepala eksekutif dari tujuh perusahaan teknologi dan Dia setuju terkait permintaan perusahaan teknologi tehadap keputusan lisensi dari Departemen Perdagangan kepada perusahaan China Huawei Technologies yang masuk daftar hitam.

"Para CEO menyatakan dukungan kuat terhadap kebijakan Presiden, termasuk pembatasan keamanan nasional atas pembelian dan penjualan peralatan telekomunikasi Amerika Serikat ke Huawei," dalam pernyataan Gedung Putih.

"Mereka meminta keputusan lisensi yang tepat waktu dari Departemen Perdagangan, dan Presiden setuju," katanya.

Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain, CEO Micron Technology Inc, Western Digital Corp, Qualcomm Inc, Google Alphabet Inc, Cisco Systems Inc, Intel Corp dan Broadcom Inc.

Sebagian besar dari mereka adalah pemasok teknologi ke Huawei, salah satu produsen smartphone dan peralatan jaringan komputer terbesar di dunia.

Xiaomeng Lu, manajer kebijakan internasional di Access Partnership, mengatakan pertemuan itu menjadi kesempatan bagi perusahaan-perusahaan AS.

Mereka dapat menunjukkan bagaimana melanjutkan penjualan untuk bisnis konsumen Huawei dapat membantu perusahaan-perusahaan Amerika berinovasi lebih baik dan mengungguli raksasa telekomunikasi China itu dalam jangka panjang.

Pertemuan antara pejabat pemerintah dan pemimpin perusahaan teknologi AS ini sendiri dapat mengurangi kekhawatiran China bahwa salah satu perusahaan teknologi terbesarnya berada di bawah ancaman eksistensial akibat masuk daftar hitam.

Media pemerintah China pada Senin (22/7) menyambut tanda-tanda progres untuk Huawei sebagai bagian dari apa yang disebutnya upaya untuk menampilkan "ketulusan dan niat baik" dari kedua belah pihak.

Selain hal tersebut, peristiwa mengejutkan juga datang dari anak perusahaan Huawei riset Futurewei Technologies Amerika Serikat yang sedang mem-PHK 600 pekerja di AS.

Seorang karyawan Futurewei yang tidak terkena PHK mengatakan pekerjaan terhenti sejak Huawei masuk daftar hitam.

Futurewei memiliki kantor di Silicon Valley dan wilayah Seattle, Chicago, dan Dallas. Perushaan itu telah mengajukan lebih dari 2.100 paten di berbagai bidang seperti telekomunikasi, jaringan seluler 5G, dan teknologi video dan kamera, menurut data dari Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat.

Berita Populer