•   Minggu, 29 Maret 2020
Pemkot Surabaya

Walikota Aktif Pasang Bilik Sterilisasi

( words)
Foto : Petugas memasang Bilik Sterilisasi (SP/surabaya.go.id)


Surabaya Pagi, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkejaran dengan waktu seiring terus bertambahnya warga yang positif terjangkit Covid-19 atau viruscorona. Sejumlah langkah sudah dilakukan Kota Surabaya, seperti menyebar wastafel portabel, disinfektan massal, hingga menyiapkan bilik sterilisasi Covid-19.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Robben Rico mengatakan, pihaknya terus memperbanyak pembuatan bilik sterilisasi ini. Bahkan, setiap hari rata-rata bisa membikin 10-20 unit bilik sterilisasi atau bahkan bisa lebih.

“Nanti harapannya sampai tingkat kelurahan bisa kita sentuh, bisa kita letakkan bilik sterilisasi ini,” kata Robben, Rabu (25/3/2020).
Rico mengatakan, bilik sterilisasi ini ternyata lebih efektif dibanding menyemprotkan disinfektan setiap harinya. “Harapan kami, warga nanti bisa lebih aktif untuk mensterilkan diri mereka masing-masing,” kata Rico.

Rico memastikan bahwa pemasangan bilik sterilisasi ini sudah dimulai sejak beberapa hari lalu. Hingga saat ini, yang terpasang sudah ada di Balai Kota Surabaya, Bandara Juanda, Taman Bungkul, KBS, Rumah Sakit Soewandhi, Rumah Sakit BDH, Rumah Sakit Siloam, Maskas Polrestabes Surabaya, Kantor Kejaksaan Negeri Surabaya, Kantor Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dan berbagai kantor pelayanan public lainnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berharap warganya benar-benar memanfaatkan bilik sterilisasi itu. Dia mencontohkan ketika warga baru pulang dari tempat kerjanya, bisa menyempatkan waktu untuk mampir di bilik sterilisasi itu. "Sehingga keluarga kita tidak ikut tercemar virus atau bakteri yang kita bawa dari luar," kata dia

Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini berkali-kali memastikan bahwa bilik sterilisasi semacam ini akan terus diproduksi sampai menyebar di hampir seluruh penjuru Kota Pahlawan. Namun, yang paling penting bagi Risma adalah warga harus tetap menjaga jarak aman

Berita Populer