Festival Legen Gresik, Upaya Populerkan Minuman Tradisional

surabayapagi.com
Minuman tradisional legen dibagikan secara gratis di Festival Legen yang digelar di Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, Gresik. SP/Grs

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Pemerintah Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik mengapresiasi festival legen yang digelar paguyuban petani Dusun Shoberoh.

Kegiatan ini upaya mempopulerkan minuman tradisional, sebanyak seribu liter legen dibagikan gratis kepada warga Gresik.

Baca juga: LBH Maritim Laporkan Dugaan SHGB Laut PT SSM ke Kejagung, Diduga Langgar Hukum Kelautan dan Tata Ruang

Panitia festival legen, Suharman mengatakan, legen asli ini dipetik dari hasil pohon yang tumbuh secara alami di sebagian besar halaman rumah.

"Jadi ini dikumpulkan jadi satu, warga yang datang ke festival ini boleh minum sepuasnya, bahkan bisa membeli untuk oleh-oleh," katanya, Minggu (30/7).

 

Suharman menyampaikan, kegiatan ini merupakan kali kedua digelar. Dia berharap, pemerintah setempat ikut andil dalam festival ini sehingga minuman tradisional ini kembali digandrungi.

Dia menyatakan, mayoritas warga di Dusun Shoberoh merupakan petani legen. Setiap hari mereka memanjat pohon untuk mendapatkan legen dengan kualitas terbaik.

Baca juga: Diduga Sarat Kejanggalan, BPN Gresik Diminta Bongkar Warkah SHGB Pabrik Mie Sedap

"Even ini akan terus digelar, kami juga berterima kasih kepada pemuda yang ikut serta aktif dalam suksesnya acara ini," ujar pria yang juga kepala dusun setempat.

Sementara itu, Kepala Desa Dalegan M Qolib mengapresiasi festival ini. Dia berharap kegiatan ini akan memberikan dampak ekonomi untuk kemajuan desa.

"Tentu kami sangat apresiasi, dan berharap setiap tahun bisa digelar, ini lebih meriah daripada tahun lalu," ungkapnya.

Baca juga: DPRD Gresik: Pembongkaran Asrama VOC Bukan Kelalaian Tapi Tindakan Kejahatan, PT Pos Terancam Dipidanakan

Qolib menyatakan, ada sekitar 200 petani legen di desanya. Sehingga produksi legen sangat banyak. Selain untuk minuman, legen juga bisa diolah jadi gula merah.

Ke depan, Kades Qolib berjanji akan mengalokasikan anggaran khusus dari pemerintah desa untuk mendukung festival ini agar lebih meriah.

"Tahun depan akan kami anggarkan. Apalagi yang datang tak hanya dari Gresik, tapi juga dari berbagai daerah," tutupnya menanggapi minuman legen kembali dipopulerkan.

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru