Dipicu Elpiji Bocor, Perumahan Mojongapit Jombang Dilahap si Jago Merah

surabayapagi.com
Kondisi ruang dapur yang terbakar akibat ledakan gas elpiji yang bocor. SP/ JBG

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebuah perumahan di Mojongapit Indah Blok E Jombang Jawa Timur baru saja dilahap si jago merah (Red, kebakaran) akibat kebocoran gas elpiji pada Rabu (23/08/2023) malam.

Rumah dengan ukuran 7×12 meter itu merupakan milik Herawati. Awalnya, Herawati mengganti tabung elpiji yang sudah habis isinya. Sementara Pak To membantu memasang tabung yang baru.

Baca juga: Serangan Kasus Hama Kresek Naik di Awal Musim Tanam, Petani di Jombang Ketar-ketir

Diduga saat melakukan pemasangan, kompor tersebut masih menyala. Sontak saja, api langsung menyambar tabung ngobos itu hingga membesar karena kencangnya hembusan angin dan melahap beberapa rumah yang berada di pemukiman padat penduduk tersebut. 

Hal serupa juga diungkapkan oleh warga setempat, Ivan Fauzi (35), bahwa sekitar pukul 18.50 WIB, warga mendengar suara ledakan yang berasal dari rumah Bambang warga perumahan Mojongapit Indah blok E-7.

"Awalnya tadi ada ledakan saya kira anak-anak main petasan, ternyata informasinya ada gas LPG meledak," kata Ivan.

Baca juga: Pasar Burung Srijaya di Kota Madiun Terbakar: 4 Kios dan Puluhan Burung Ludes Tak Tersisa

Ia menyebut ledakan berasal dari LPG, yang tengah diganti oleh pemilik rumah. Lantaran, gas bocor, api dengan cepat menyambar dan terjadilah kebakaran. Wargapun langsung melaporkan kejadian itu kepad pihak terkait (Petugas Pemadam Kebakaran) terdekat.

Komandan PMK (Petugas Pemadam Kebakaran) Kabupaten Jombang Syamsul Bahri menjelaskan, pihaknya mendapat laporan dari warga tentang adanya kebakaran tersebut sekitar pukul 18.58 WIB.

Kemudian pihaknya langsung memberangkatkan mobil damkar berikut tangki penyuplai air ke lokasi. Setibanya, petugas langsung melakukan pembasahan di lokasi. 

Baca juga: Harga Kedelai Naik di Jombang, Pengelola Bisnis Tahu: Biasa Aja, Tidak Berdampak

Kobaran api tersebut pun berhasil dipadamkan setelah dua jam. “Akhirnya api yang berkobar berhasil kita padamkan pada pukul 20.30 WIB. Ada empat orang yang mengalami luka bakar,” kata Syamsul Bahri, Kamis (24/08/2023).

Sementara itu, diketahui imbas kebakaran tersebut mengakibatkan empat orang mengalami luka bakar. Masing-masing adalah Pak To (50), Herawati (65), serta Faisal (25) dan Santi (21). jb-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru