Menkeu Mengatakan Pendanaan Campuran Sangat Penting Dalam Pembiayaan Krisis Iklim

surabayapagi.com
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pendanaan campuran dalam pembiayaan Krisis iklim menjadi sangat penting.

Baca juga: Menkeu Purbaya Akui Indonesia Salah Urus Ekonomi

Dilansir melalui akun media sosial instagram Menteri ini pada Senin malam (25/9/2023). 

Blended finance for the climate finance is very very important," ujar Menkeu tersebut melalui akun Instagram resminya.

Ia juga mengatakan bahwa Indonesia sebagai negara cukup sering mempelopori inisiatif terkait penanganan climate change.

Baca juga: Sri Mulyani, Minta Ranah Privasinya Dihormati

"Indonesia telah sering memelopori inisiatif untuk penanganan climate change, seperti ETM Country Platform yang terus berprogres, juga membentuk Just Energy Transition Partnership (JETP), dan masih banyak inisiatif lainnya yang Indonesia lakukan untuk membangun awareness terhadap climate action," papar Sri.

Adapun Sri Mulyani menceritakan hal tersebut untuk menarik keterlibatan sektor swasta dalam investasi transisi energi.

Ia juga berharap semoga melalui seminar ini akan semakin menambah wawasan mengenai bagaimana semua pihak bisa bersama berkolaborasi secara efektif untuk mengatasi isu climate financing.

Baca juga: Purbaya, Menkeu Baru, Baru di Telpon Jam 12:30 WIB

"Saya yakin dengan peluncuran AIIB Climate Action Plan hari ini yang menunjukkan lebih dari sekadar komitmen, tapi juga langkah nyata dari AIIB sebagai bagian dari solusi untuk mengatasi dampak climate change, kita bisa bersama wujudkan dunia yang lebih baik, sustainable, rendah emisi karbon, dan inklusif," ungkap Sri.

"Mari membangun masa depan dengan peduli terhadap lingkungan, keadilan sosial, dan kesejahteraan ekonomi untuk semua," tandas Sri. jk-2/Acl

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru