Puluhan Warga Palestina Tewas saat Menggelar Protes Massal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Palestina - Gedung Putih menyalahkan Hamas atas kematian 52 warga Palestina yang kehilangan nyawa di tangan aparat Israel saat menggelar protes massal di Gaza, Senin (14/5). "Pertanggungjawaban atas kematian tragis ini jelas ada pada Hamas," kata wakil juru bicara Gedung Putih Raj Shah. "Hamas secara sengaja dan sinis memprovokasi respons ini dan sebagai dikatakan Menteri Luar Negeri (Mike Pompeo), Israel berhak mempertahankan diri." Berulang kali ditekan soal pertanggungjawaban Israel dan ditanya apakah negara tersebut mesti menahan diri, Shah lagi-lagi menunjuk pihak Hamas. "Kami meyakini Hamas bertanggung jawab atas kematian-kematian tragis ini," kata Shah. Menurutnya, kelompok tersebut "bertanggung jawab atas seluruh situasi yang terjadi saat ini." Kematian 52 orang pada Senin terjadi di tengah peringatan kemerdekaan ke-70 Israel dan pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat ke Yerusalem. Keputusan Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan Kedubes AS ke kota tersebut pada Desember memicu ketegangan di kawasan. Kota tersebut diperebutkan dan merupakan kota penting bagi tiga agama: Kristiani, Yahudi dan Islam. Pasukan Israel menggunakan cara mematikan dan tidak mematikan untuk membubarkan protes massal yang terjadi di antara pagar keamanan yang memisahkan wilayahnya dengan Gaza. Beberapa warga Palestina dilaporkan mencoba melintasi batas itu. Selasa ini bertepatan dengan "Nabka" atau petaka, peringatan pengusiran 700 ribu warga Palestina di tengah perang Arab-Israel yang diikuti pendirian negara zionis. cn
Tag :

Berita Terbaru

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Warga Kota Mojokerto kini semakin mudah mengakses informasi publik. Pemerintah Kota Mojokerto memastikan berbagai informasi resmi…

Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Ngawi, Polres Gresik Ungkap Aksi Lintas Wilayah

Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Ngawi, Polres Gresik Ungkap Aksi Lintas Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 16:40 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi komplotan pencuri kabel milik PT PLN yang meresahkan akhirnya berhasil dihentikan. Tim Satreskrim Polres Gresik menangkap lima p…

Warga Miskin Kehilangan Bansos, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Data Kemiskinan Berbasis Desil

Warga Miskin Kehilangan Bansos, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Data Kemiskinan Berbasis Desil

Selasa, 07 Apr 2026 16:16 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - CJ –DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ) kota Surabaya menyoroti penentuan kategori kemiskinan berbasis desil di Kota S…

Kapolres Gresik Lakukan Sidak Layanan Publik, Tegaskan Komitmen Bebas Pungli

Kapolres Gresik Lakukan Sidak Layanan Publik, Tegaskan Komitmen Bebas Pungli

Selasa, 07 Apr 2026 16:13 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan oleh Polres Gresik. Salah satunya melalui inspeksi mendadak (sidak) y…

Usai Diblokade Warga, TPA Klotok Kota Kediri Kembali Beroperasi, Tuntutan Kompensasi Masih Dikaji Tim ITS

Usai Diblokade Warga, TPA Klotok Kota Kediri Kembali Beroperasi, Tuntutan Kompensasi Masih Dikaji Tim ITS

Selasa, 07 Apr 2026 16:08 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Usai diblokade warga akses Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Klotok Kota Kediri akhirnya dibuka setelah adanya kesepakatan antar warga…