Penipuan Properti di Jakarta Mencapai Rp 214 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Subdit 2 Harta Benda dan Bangunan Tanah (Harda) Polda Metro Jaya meringkus sindikat penipuan properti berkedok notaris palsu dengan nilai kerugian mencapai Rp 214 miliar. Sindikat tersebut diketahui terdiri dari empat orang tersangka berinisial D, A, K dan H. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, sindikat tersebut menyasar rumah-rumah dengan harga di atas Rp 15 miliar. "Penipuan ini dikemas secara rapi, rumah yang jadi sasaran biasanya di atas Rp 15 miliar, [korban] minta tolong dijual, tapi malah disalahgunakan pelaku," kata Argo di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (6/8). Pengungkapan sindikat, bermula dari laporan masyarakat yang diterima Polda Metro Jaya. Dalam laporan itu, korban mendapatkan surat tagihan bank mengenai pembayaran agunan sertifikat tanah milik mereka. Padahal, korban merasa tak pernah mengagunkan sertifikatnya. Subdit 2 Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya kemudian membentuk tim untuk menyelidiki dugaan penipuan. Argo menyampaikan kerugian para korban akibat aksi penipuan itu diperkirakan mencapai Rp 214 miliar. Namun, jumlah itu masih bisa bertambah lantaran diyakini masih korban yang belum melaporkan. "Mereka sudah melakukan penipuan sejak bulan Maret, setiap di-BAP mereka ngeles terus," ucap Argo. Sementara, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan dalam kasus itu tersangka D berperan mencari korban yang ingin menjual rumah dengan berpura-pura menjadi pembeli. Kemudian, tersangka A berperan sebagai notaris palsu dan memalsukan sertifikat tanah. Lalu, tersangka K, berperan menyediakan sarana dan tempat sebagai kantor notaris. Terakhir, tersangka H berperan sebagai staf notaris palsu. "Untuk meyakinkan (korban) mereka sepakat ketemu di kantor notaris (palsu) ini untuk korban menunjukkan sertifikat dengan dalih itu sertifikat dibawa tersangka untuk dicek keaslian sertifikat ke BPN itu alasannya," tutur Suyudi.
Tag :

Berita Terbaru

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …

Harga BBM di Malaysia Turun

Harga BBM di Malaysia Turun

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – Harga BBM di Malaysia terpantau mengalami penurunan pada awal bulan ini. Harga BBM jenis RON 95 dan RON 97, termasuk solar di Malaysia, m…