Peduli Warga, Mahakaam Group Bagikan Sembako

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penyerahan paket sembako untuk Warga Terdampak Covid-1.  SP/ALQ
Penyerahan paket sembako untuk Warga Terdampak Covid-1.  SP/ALQ

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Pandemi Covid-19 berdampak besar kepada sejumlah sektor, terutama eknomi. Pasalnya, banyak masyarakat terdampak yang kehilangan pendapatan sehari-hari.

Karenanya, Mahakaam Group menunjukkan kepeduliannya dengan  membagikan sejumlah paket sembako kepada kelompok masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Sasarannya adalah pekerja di jalan seperti penjual koran dan tukang becak.

CEO Mahakaam Group sekaligus inisiator kegiatan Opid Adi Suryo menjelaskan, paket sembako ini adalah hasil dari pengumpulan donasi yang dilakukan melalui platform crowdfunding atapkita.com. Item sembako tersebut diantaranya adalah beras, minyak, gula, mie instan, dan olahan rempah sebagai imun booster.

"Berdamai Dengan Corona adalah spirit yang diambil agar masyarakat tidak terlalu berkutat dengan kecemasan," ujarnya di sela-sela pembagian sembako, Jumat (15/5).

Menurutnya, gerakan perlawanan suatu hal yang tidak tampak akan sulit ditemukan ujungnya. Sementara menghadapi realita untuk tetap kreatif berjuang merupakan kewajiban agar kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi.

Kegiatan berbagi ini dilaksanakan di Balai RW Kelurahan Perak Barat. Bekerjasama dengan pengurus RT/RW setempat serta elemen lainnya. Seperti komunitas RX-King Surabaya, Desawarnana Foundation, tentu juga komunitas #bergerakdarirumah. 

Kegiatan ini menggandeng DJFM Surabaya. Pekan depan di batch ke-2 Mahakaam Group bersama komunitas #bergerakdarirumah telah menjadwalkan pembagian Alat Pelindung Diri berupa hazmat kepada petugas penggali kubur di TPU Keputih Surabaya. Alq

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…