93 Tenaga Medis di Jatim, Positif Covid 19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi tenaga medis
Ilustrasi tenaga medis

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -  Tenaga medis sebagai garda terdepan dalam memerangi virus Corona, berisiko paling tinggi. Begitupula yang terjadi di Jawa Timur. Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur, Kohar Hari Santoso, menyebut ada sejumlah tenaga medis mulai dari dokter hingga perawat yang terjangkit Covid-19. Dirinya mencatat sejauh ini ada 93 tenaga medis di seluruh Jawa Timur yang terjangkit Covid-19.

“Ini data 13 Mei. Kasus di Jatim ada sebanyak 1.766 orang, ternyata kami dalami ada 93 orang terkonfirmasi tenaga medis. Itu kalau dihitung 5 persen dari total keseluruhan pasien positif,” ujar Kohar di Gedung Grahadi, kemarin.

Kohar juga menjelaskan bahwa tenaga medis yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut berasal dari berbagai bidang profesi. Mulai dari dokter, bidan, petugas laboratorium, apoteker dan perawat. Namun Kohar tidak merinci tenaga medis tersebut berasal dari mana saja, dirinya hanya memastikan bahwa tenaga medis tersebut tersebar di seluruh kabupaten / kota di Jawa Timur.

Kohar juga menjelaskan lebih lanjut, dari jumlah 93 tenaga medis tersebut, yang sudah terkonfirmasi negatif atau dinyatakan sembuh sebanyak 50 persen atau sekitar 46 orang. Kemudian 47 persen masih dirawat di rumah sakit, dan 3 persen sisanya meninggal dunia.

Kohar menambahkan jika tenaga medis dalam hal ini juga mempunyai resiko penularan yang sangat tinggi. Maka dari itu dirinya menghimbau agar para tenaga medis untuk lebih menerapkan SOP dan protokol kesehatan secara disiplin.

"Artinya tenaga medis ini juga sangat beresiko. sehingga untuk menekan jumlah kasus Covid-19, maka para tenaga medis juga sangat berkepentingan supaya tidak ikut tertular," tambahnya.

 

Sediakan 1 Juta APD

Guna melindungi tenaga kesehatan, pemerintah menegaskan sudah mengirimkan sekitar satu juta APD dengan standar medis ke rumah sakit di 34 provinsi.

Kepala Pusat Krisis (Kapuskris) Kementerian Kesehatan Budi Silvana kepada media juga berjanji mengirimkan tiga juta APD tambahan untuk tenaga kesehatan dalam sebulan.

"(APD) yang medical grade bukan sekadar baju hazmat," kata Kepala Pusat Krisis (Kapuskris) Kementerian Kesehatan Budi Silvana beberapa waktu lalu. Akan tetapi, juru bicara Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Halik Malik mengatakan rumah sakit daerah yang non-rujukan hingga puskesmas masih sangat kekurangan APD.

Menurut Halik, saat ini penyebaran virus corona sudah terjadi ke seluruh wilayah Indonesia dengan perluasan episentrum penularan virus, tingginya angka orang tanpa gejala, dan transmisi lokal.

Karyawan pabrik garmen sekarang menjahit APD untuk memenuhi kebutuhan yang tinggi. "Jadi, ketersediaan APD ini kita minta tidak hanya di rumah sakit rujukan, tapi di fasilitas Kesehatan lainnya, termasuk di fasilitas tingkat pertama di layanan primer, itu Puskesmas. Rumah sakit di daerah itu penting terjamin ketersediaan APD-nya secara continue," katanya.

Distribusi APD, kata Halik perlu didukung sistem informasi untuk memastikan sampai ke tiap fasilitas kesehatan.

"Sejauh ini bantuan juga cukup banyak dari donasi dan masyarakat itu juga harus tepat distribusinya," katanya. Kebutuhan APD ini juga masih bersifat jangka pendek lantaran pandemi virus corona belum sampai puncaknya.

"Ini kan masih ada waktu untuk kita sama-sama membenahi kebutuhan APD ini," kata Halik.

Sementara itu, Ketua Satgas Covid-19 IDI, Zubairi Djoerban menyebut kebutuhan APD di rumah sakit tersebar hampir di seluruh Indonesia.

"Jadi di banyak tempat, di Padang, Sulawesi selatan, di Cirebon, di mana-mana kekurangan (masker) yang N95 agak sukar carinya. Sedangkan yang di APD dalam bentuk gaun, itu lumayan, namun, bahannya ternyata tidak bisa melindungi penuh," kata Zubairi.

 

Kejujuran pasien menjadi faktor

Terlepas dari ketersediaan APD, ada faktor lain yang membuat para tenaga kesehatan rawan terpapar virus corona.

"Misalnya ada perawat yang terpapar, itu biasanya bukan dari ruang isolasi. Artinya di sini memang ada hal-hal atau informasi yang tidak disampaikan oleh pasien, sehingga pasien tidak masuk ke screening (pemeriksaan) orang PDP (Pasien Dengan Pengawasan)," kata juru bicara RSUP dr Kariadi, Semarang, Jawa Tengah, Rochayatun.

Para pasien diminta memberikan keterangan yang jujur kepada petugas kesehatan antara lain untuk memutus mata rantai.

Sebagai pelajaran dari tingginya angka tenaga kesehatan yang positif Covid-19, RSUP dr Kariadi mengandalkan sosialisasi nilai kejujuran kepada pasien. Sosialisasi lewat media sosial dan poster yang pasang di pintu-pintu rumah sakit.

"Agar pasien lebih terbuka, karena dengan begitu penanganannya akan lebih tepat dan mata rantai penularan ini bisa diputus," jelas Rochayatun. adt

Tag :

Berita Terbaru

Isu AHY di Pusaran MBG, Emil Dardak Pastikan Kader Demokrat Jatim Tidak Percaya

Isu AHY di Pusaran MBG, Emil Dardak Pastikan Kader Demokrat Jatim Tidak Percaya

Sabtu, 13 Jun 2026 20:44 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mencuatnya Nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di persoalan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuat kader di Jawa Timur ikut…

Peringati Bulan Bung Karno, PDIP Surabaya Siapkan Cetak Pemimpin Muda dari Gen Z

Peringati Bulan Bung Karno, PDIP Surabaya Siapkan Cetak Pemimpin Muda dari Gen Z

Sabtu, 13 Jun 2026 16:36 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 16:36 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya - Menghadapi tantangan baru era politik digital menjadi perhatian PDI Perjuangan Kota Surabaya dalam rangkaian Peringatan Bung Karno…

Semarak HUT ke-108 Kota Mojokerto, Warga Prajurit Kulon Gelar Senam Bersama

Semarak HUT ke-108 Kota Mojokerto, Warga Prajurit Kulon Gelar Senam Bersama

Sabtu, 13 Jun 2026 12:36 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 12:36 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Semangat hidup sehat mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-108 Kota Mojokerto melalui kegiatan Senam Bersama yang digelar K…

Pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Angkatan ke-41 tahun 2026

Pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Angkatan ke-41 tahun 2026

Sabtu, 13 Jun 2026 10:17 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 10:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Acara pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Sidoarjo kelas IX angkatan ke-41 tahun 2026 depan halaman sekolah oleh Kepala SMP Negeri 1…

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kediri menggelar kegiatan Seleksi dan Pelantikan Pramuka Garuda tingkat Penggalang, P…

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Menjelang peringatan 1 Muharram yang lekat dengan momen malam 1 Suro, Pemerintah Kota Kediri mengambil langkah agresif untuk menjaga…