Skema New Normal, Wali Kota Mojokerto Gelar PPDB Seluruhnya Online

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat memberi keterangan terkait pelaksanaan PPDB jenjang TK, SD dan SMP di Kota Mojokerto. SMG/Dwy Agus Susanti
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat memberi keterangan terkait pelaksanaan PPDB jenjang TK, SD dan SMP di Kota Mojokerto. SMG/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, tidak mempengaruhi sistem pada Pemerintah Kota Mojokerto dalam memberikan pelayanan kepada peserta didik dan wali murid saat penerimaan peserta didik baru (PPDB). Dengan menggunakan sistem online seperti tahun sebelumnya, pendaftaran peserta didik baru pada jenjang TK, SD dan SMP lebih dimudahkan, akuntabel dan transparan. Hal ini, dilakukan dalam menyiapkan skema new normal dalam dunia pendidikan.

"Untuk skema new normal dalam dunia pendidikan, sebenarnya masih belum ada petunjuk pastinya. Namun, kami mulai menyiapkan jika nantinya skema tersebut akan diterapkan. Salah satunya, mentaati protokoler kesehatan, pengecekan suhu tubuh, bilik disinfektan dan jarak tempat duduk. Seperti yang dijelaskan oleh Menteri Pendidikan, anak-anak belum bisa dipastikan kembali klasikal seperti dulu, dan untuk saat ini pembelajaran masih diterapkan melalui daring atau online," jelas Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari dalam konferensi pers di Rumah Rakyat Hayam Wuruk 50, Magersari, Rabu (27/5/2010).

Sementara itu, pendaftaran penerimaan peserta didik baru secara online di wilayah Kota Mojokerto sebenarnya telah diterapkan sejak tahun 2019. Hanya saja, saat itu penerapan PPDB online baru diperuntukkan pada jenjang SMP Negeri. Sedangkan pada tahun ini, Pemerintah Kota Mojokerto mulai menerapkan PPDB online secara keseluruhan. Mulai dari jenjang TK, SD hingga SMP. Pendaftaran PPDB online pada jenjang TK, SD dan SMP, pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan menerapkan sistem zonasi. Dimana, sedikitnya 50 persen peserta didik merupakan warga beridentitas kota. 

"Kami memprioritaskan warga Kota Mojokerto lebih dulu, jangan sampai mereka yang rumahnya dekat dengan sekolah, justru belum mendapatkan kuota. Sedangkan kuota bagi warga di luar Kota Mojokerto atau wilayah perbatasan, kami memberikan maksimal 15 persen. Para orang tua, bisa memanfaatkan kuota ini jika ingin putra - putrinya menempuh pendidikan di wilayah Kota Mojokerto," jelas Ning Ita, sapaan akrab wali kota. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Amin Wachid menambahkan, dalam pendaftaran PPDB online ini, pihaknya telah membuka lima jalur pada jenjang SMP Negeri. Yang pertama adalah jalur zonasi, jalur prestasi dengan kuota 15 persen, jalur afirmasi dengan kuota 15 persen, jalur perpindahan tugas orang tua dengan kuota 5 persen dan jalur kelas olahraga dengan kuota satu rombongan belajar (rombel) perkelas.

Untuk pendaftaran pada jenjang SMPN melalui jalur prestasi, jalur afirmasi, jalur perpindahan orang tua dan jalur olahraga, akan dimulai pada tanggal 18 - 20 Juni. Sedangkan untuk jalur zonasi, pada jenjang TK, SD dan SMP akan dibuka pada 29 Juni hingga 2 Juli. Pendaftaran PPDB secara online ini, bisa mengakses melalui website mojokertokota.siap-ppdb.com. Pada tampilan laman website, orang tua tidak perlu kebingungan. Karena akan diarahkan langsung sesuai dengan kategori jenjang yang dipilih. Baik TK, SD maupun SMP.

"Sesuai arahan ibu wali kota, jika orang tua mengalami kesulitan dalam pendaftaran, Dinas Pendidikan telah menyiapkan pendampingan. Dan sebelum mendaftarkan putra-putrinya, kami telah melakukan sosialisasi terlebih dahulu pada 5 - 8 Mei. Sedangkan untuk simulasinya akan kami selenggarakan pada tanggal 3 Juni pada jenjang TK dan SD, serta tanggal 4 Juni pada jenjang SMP, " tandasnya. dw

Berita Terbaru

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…