Pengaktifan Ponpes Darul Ulum, Ini Penjelasan Kiai Cholil

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana Asrama Al Azhar, Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso, Jombang. (SP/M. Yusuf)
Suasana Asrama Al Azhar, Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso, Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Dengan adanya pandemi Covid-19, membuat para santri di beberapa pondok di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, harus melakukan proses belajar di rumah.

Salah satunya yakni para santri di Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Rejoso, Kecamatan Peterongan, Jombang. Namun, Ponpes Darul Ulum berencana akan mengaktifkan kembali kegiatan santri.

Ketua Umum Majelis Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso Jombang, KH Cholil Dahlan menuturkan, bahwa Ponpes Darul Ulum Insya Allah akan memulai pembelajaran untuk tahun 2020/2021 pada 14 Juli yang akan datang.

"Sesuai yang sudah terjadwal dengan baik. Tetapi dalam kondisi seperti ini, ponpes ketika memulai proses pembelajaran siswa baru tetap akan mepertahankan dan melaksanakan SOP Covid-19," tuturnya, kepada jurnalis, Rabu (03/6/2020).

Kiai Cholil menjelaskan, bahwa nanti kemungkinan anak-anak yang masuk kembali ke ponpes akan dilihat asal daerahnya. Kalau daerahnya itu termasuk zona merah, maka akan diperlakukan secara khusus.

"Demikian pula kalau daerah zona hijau maupun zona kuning, maka mereka itu akan mendapat perlakuan sesuai dengan asal daerahnya masing-masing," jelas kiai yang juga menjabat sebagai Ketua MUI Jombang ini.

Dengan demikian, papar Kiai Cholil, masuknya siswa-siswi ke ponpes secara fisik nanti kemungkinan secara bertahap. Tingkat SLTA dengan SLTP nya, kelas 1, 2 dan kelas 3 nya masuknya secara bertahap.

"Kalau mereka sudah masuk disini, maka juga akan mengikuti SOP Covid-19. Salah satunya yaitu, mereka harus tidak boleh keluar dari asrama dan sekolahnya selama kurang lebih 15 hari," terangnya.

Terkait keputusan Ponpes Darul Ulum mengaktifkan kembali kegiatan santri di pondok ini, Kiai Choli menegaskan, pembelajaran dengan sistem daring atau online dinilai tidak bisa maksimal.

"Pembelajaran di ponpes berbeda dengan sistem belajar lembaga pendidikan pada umumnya. Di pondok ada nilai-nilai keislaman yang harus dipraktikkan langsung oleh para guru ke santrinya," tegasnya.

Masih menurut Kiai Cholil, proses pembelajaran di Pondok Darul Ulum, kiai, ustadz dan guru tidak hanya sekedar sebagai agen transformasi ilmu. Mereka juga menjadi uswah, menjadi percontohan, dalam proses sosialisasi nilai-nilai keislaman.

"Maka bila dilakukan model pembelajaran online, para santri tidak akan dapat proses sosialisasi nilai-nilai keislaman. Proses itu akan didapat bila bergaul langsung dengan kiai, bu nyai dan para ustadz dan guru-guru," ujarnya.

Kemudian, untuk tempat tidur para santri di asrama pondok, akan disiapkan skema baru. Biasanya satu kamar dihuni oleh 20 santri, maka dalam skema baru di setiap kamar hanya untuk lima santri saja.

"Jadi kamar-kamar yang padat nanti diatur untuk diperlonggar. Misalkan, satu kamar biasanya digunakan untuk 10-20 orang, maka dipecah menjadi empat kamar. Setiap kamar dihuni lima orang," pungkas Kiai Cholil.(suf)

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tumbangkan Bank Jatim 3-2 di Laga Penuh Kontroversi  ‎

Sparta Pena FC Tumbangkan Bank Jatim 3-2 di Laga Penuh Kontroversi ‎

Sabtu, 06 Jun 2026 15:16 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 15:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC Madiun meraih kemenangan setelah menundukkan Bank Jatim dengan skor 3-2 dalam lanjutan Mini Soccer Grup D Kapolres Cu…

Komitmen Jaga Iklim dan Lingkungan, PLN UID Jatim dan DLH Surabaya Tanam 60 Pohon

Komitmen Jaga Iklim dan Lingkungan, PLN UID Jatim dan DLH Surabaya Tanam 60 Pohon

Sabtu, 06 Jun 2026 15:10 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 15:10 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur bersama Dinas Lingkungan Hidup…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi, Thariq Siapkan Eksepsi   ‎

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi, Thariq Siapkan Eksepsi  ‎

Sabtu, 06 Jun 2026 13:39 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 13:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Thariq Megah, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun, dijadwalkan menjalani sidang perdana kasus d…

Kesadaran Gizi Meningkat, Industri Susu Formula Hadapi Tuntutan Kualitas dan Proses Produksi

Kesadaran Gizi Meningkat, Industri Susu Formula Hadapi Tuntutan Kualitas dan Proses Produksi

Sabtu, 06 Jun 2026 13:25 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Kesadaran orang tua terhadap pemenuhan gizi anak sejak dini terus meningkat, seiring bertambahnya informasi terkait kandungan nutrisi d…

Kontribusi Besar ke PDB, Industri Mamin Hadapi Tekanan Kurs dan Penurunan Daya Beli

Kontribusi Besar ke PDB, Industri Mamin Hadapi Tekanan Kurs dan Penurunan Daya Beli

Sabtu, 06 Jun 2026 13:19 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 13:19 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Industri makanan dan minuman (mamin), khususnya sektor minuman dalam kemasan, masih menjadi penopang utama ekonomi nasional di tengah t…

Rumah Duda 77 Tahun Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta

Rumah Duda 77 Tahun Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta

Sabtu, 06 Jun 2026 12:54 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kebakaran yang melanda rumah Suyitno 77 warga dusun Jatiluhur Desa Jatirengah Kec.Selopuro Kabupaten Blitar pada Jumat malam 5 Juni…