Peduli Keluarga, Fakultas Psikologi UC Gelar Bincang Santai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Prof. Dra.  Jenny Lukito Setiawan, M.A., Ph.D. membahas masalah-masalah yang terjadi atau dihadapi  keluarga pada masa pandemi serta era new normal. SP/BYTA
Prof. Dra.  Jenny Lukito Setiawan, M.A., Ph.D. membahas masalah-masalah yang terjadi atau dihadapi  keluarga pada masa pandemi serta era new normal. SP/BYTA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dalam masa Pandemi serta era new normal ini, banyak tantangan yang dialami keluarga. Tantangan tersebut menimbulkan banyak sekali perubahan yang terjadi seperti dalam hal ekonomi, pekerjaan, kesehatan, rutinitas keseharian, dll. 

Perubahan yang sedemikian  cepat  membuat banyak orang mengalami banyak tekanan dan stres. Prof. Dra.  Jenny Lukito Setiawan, M.A., Ph.D. Psikolog selaku Guru besar dalam bidang Psikologi Konseling, bidang keahlian khususnya Psikologi Pernikahan dan Keluarga Universitas Ciputra menyatakan bahwa keluarga pada saat seperti ini justru pegang peranan, karena keluarga adalah lingkungan terkecil yang seharusnya justru menjadi sumber proteksi utama setiap individu dalam menghadapi tantangan eksternal.

Dalam bincang santai ini Prof Jenny Lukito Setiawan akan membahas masalah-masalah yang terjadi atau dihadapi  keluarga; Apa pengaruhnya masalah itu buat keluarga? Dan apa solusinya.

“Ada banyak masalah yang muncul dalam keluarga seperti pengasuhan anak saat pembantu pulang, wfh, anak sfh. Bahkan masalah ekonomi seperti pendapatan berkurang, pengeluaran bertambah, PHK, usaha yang tidak jalan dengan situasi yang baru. Relasi dengan pasangan akhirnya juga terpengaruh. Karena stress maka membuat seseorang lebih sensitif” terangnya.

Tidak kurang dari 166 peserta (dari 8 propinsi dan 23 kota/ kabupaten) dan  komunitas-komunitas seperti Sekolah Tinggi Teologi (STT) Shallom Lampung, International Full Gospel Fellowship Surabaya, Yayasan Kaki Dian Emas, BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional), DP3AKB (Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana), Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) Surabaya, Balai Permasyarakatan (BAPAS) Malang, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja
Akan mengikuti Bincang Santai yang sedianya digelar secara daring.


“Saya dan tim akan berbagi Tips bagi keluarga-keluarga mengenai cara  membangun keluarga tangguh dan juga berbagi ide-ide dan sharing hal yang dapat dilakukan oleh berbagai lembaga pemerintah maupun non pemerintah untuk memfasilitasi dan memsupport keluarga-keluarga di Indonesia, sehingga menjadi keluarga-keluarga yang tangguh menghadapi tantangan di era new normal", pungkas Prof Jenny.BYT

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…