Praktek Dukun Cabul yang Masukkan Telur ke Kemaluan Korban di Hotel

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Praktek mesum dukun cabul asal Bondowoso dilaporkan korbannya ke Polres Situbondo. SP/ DECOM
Praktek mesum dukun cabul asal Bondowoso dilaporkan korbannya ke Polres Situbondo. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Praktek mesum dukun cabul asal Bondowoso dilaporkan korbannya ke Polres Situbondo. Korban yang ingin menyembuhkan sakit asam lambungnya mengiyakan saat AR (40) mengaku bisa menyembuhkan penyakitnya.

Praktek cabul dukun AR itu terjadi di sebuah hotel kawasan Pasir Putih Kecamatan Bungatan Situbondo, Selasa (21/7) siang. Saat itu, pelaku dan korban janjian untuk melakukan pengobatan di hotel tersebut.

Korbannya seorang wanita 30 tahun juga asal Bondowoso. Korban datang tidak sendirian, tapi bersama dengan suaminya. Tiba di hotel, suami korban dan pelaku sama-sama memesan kamar. Namun, selama 'pengobatan' suami korban malah disuruh menunggu di kamar yang dipesan si dukun.

Di kamar pesanan suami korban inilah, praktek cabul berdalih pengobatan dilakukan oleh sang dukun. Selama pengobatan berlangsung, korban konon tidak berdaya. Dia pun mengikuti setiap perintah sang dukun. Termasuk saat pelaku meminta korban melepas seluruh pakaian, serta memanggilnya ke kamar mandi untuk bersetubuh.

"Kasus dugaan pencabulan ini masih terus didalami. Penyidik masih memintai keterangan saksi-saksi. Jika terbukti, pelaku terancam dijerat dengan pasal 289 KUHP tentang perbuatan cabul," kata Kasubbag Humas Polres Situbondo Iptu Nuri, Rabu (29/7/2020).

Tak hanya disetubuhi, sang dukun juga melakukan perbuatan tak senonoh dengan dalih syarat penyembuhan penyakit asam lambung yang diderita pasiennya. Termasuk dengan memasukkan sebutir telur ke kemaluan korban.

Berikutnya, sambil meminta korban agar mengeluarkan telur itu, pelaku juga ikut membantu. 

Merasa ada yang tidak beres dengan cara pengobatan sang dukun, korban pun bergegas melaporkan ke Mapolres Situbondo.  dsy8

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…