Bos Element Indonesia, Bangun Pabrik Rp100 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hendra, CEO Element Bike Indonesia. SP
Hendra, CEO Element Bike Indonesia. SP

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrik Element Indonesia milik Hendra berada di Kota Kendal. Pabrik Element diketahui baru berjalan dua tahun.

Hendra memperlihatkan showroom miliknya. Showroom tersebut digunakan untuk memajang barang-barang yang produksi pabriknya.

Terdapat banyak sepeda-sepeda di panjang di ruangan tersebut. Mulai dari sepeda untuk orang dewasa, sepeda anak-anak hingga mobil-mobilan untuk anak.

Setelah memperlihatkan showroom nya, Hendra lantas mengajak untuk melihat pabrik miliknya. Pabrik milik Hendra terlihat begitu luas dan dilengkapi dengan mesin-mesin canggih.

Terdapat banyak pegawai yang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Terdapat pula kardus-kardus berisi hasil produksi ada di sana.

Hendra menjelaskan awal mula dirinya mendapat ide memberi nama 'element'. Ia mengaku spontan memilih nama tersebut karena dirasa keren.

"Kayak sesuatu yang strong gitu, pas awalnya mulai kerja kita pakai merk apa ya, nyari nyari yang ini keren juga, begitu aja sih, spontan," kata Hendra.

Hendra mengatakan jika dulu dia hanya berjualan sepeda. Bahkan, meski kini telah sukses, orang tua Hendra masih membuka usaha toko sepeda.

"Oh basic nya nih sebelum lu buka pabrik, lu jualan sepeda dulu?" tanya Roy Ricardo.

"Iya jualan sepeda," jawab Hendra.

"Emang ini bisnis atau gimana?" tanya Roy lagi.

"Orang tua sampai sekarang masih buka (sepeda)," jawab Hendra.

Hendra kemudian memperlihatkan tempat membuat velg dan ban. Ruangan untuk membuat velg dan ban terlihat sangat luas.

Terdapat banyak mesin-mesin canggih di sana. Terlihat para pekerja tengah sibuk memasang jari-jari.

Ketika ditanya biaya membangun pabrik, Hendra memberi kisaran biayanya yaitu kurang lebih Rp100 miliar.


"Lu bangun pabrik ini habis berapa sih?" tanya Roy.


"Lumayan banyak," jawab Hendra.


"Rp 100 miliar ada?" tanya Roy lagi.


"Kurang lebih lah," jawab Hendra sambil tersenyum. Dsy15

Berita Terbaru

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Pelapor Dugaan Penistaan Agama ke Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Persyarikatan           SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah me…