MA-Mujiaman Siap Tanding Lawan Eri-Armuji

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Paslon Machfud Arifin dan Mujiaman menyapa beberapa wartawan saat melakukan tes kesehatan di Graha Amerta RSU dr Soetomo Surabaya, Jumat (18/9/2020). Sp/alqomar
Paslon Machfud Arifin dan Mujiaman menyapa beberapa wartawan saat melakukan tes kesehatan di Graha Amerta RSU dr Soetomo Surabaya, Jumat (18/9/2020). Sp/alqomar

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pasangan Bakal Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno akhirnya menjalani tes lanjutan setelah sehari sebelumnya menjalani tes swab. Dengan kondisi ‘kesehatan’ mulai pulih, paslon MA-Mujiaman siap tanding melawan Eri Cahyadi dan Armuji. Dimana, tinggal menunggu penetapan para paslon yang rencananya akan dilakukan 23 September 2020 mendatang.

Machfud Arifin-Mujiaman memang melakukan tes swab yang kedua kalinya pada Kamis (17/9/2020). Sedangkan hari ini, pasangan calon yang diusung koalisi 8 partai, PKB, PAN, Gerindra, Demokrat, PPP, NasDem, Golkar dan PKS, serta 1 partai pendukung dari Perindo itu menjalani tes kesehatan lanjutan dan tes psikologi di Graha Amerta, RSU dr Soetomo.

Menurut Nur Syamsi, pada pemeriksaan swab yang pertama dan hasilnya baik, maka pasangan calon bisa melanjutkan pemeriksaan kesehatan lanjutan serta psikologi. Bila hasilnya tidak baik, tes lanjutannya akan diundur.

Nur Syamsi menyebut telah menerima arahan dari RSU dr Soetomo bahwa Machfud Arifin-Mujiaman bisa melanjutkan tes kesehatan.

"Memang betul bapaslon (Machfud Arifin-Mujiaman) melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan. RSU dr Soetomo menelepon ke kami agar bapaslon melakukan pemeriksaan lanjutan. Ya silahkan disimpulkan sendiri," ungkap Nur Syamsi.

 

Prima dan Bugar

Sementara, dari pantauan Surabaya Pagi, Jumat (18/9/2020) kemarin, bapaslon MA-Mujiaman menjalani tes psikologi dan kesehatan. Saat tiba di Graha Amerta sekitar pukul 09.45 Wib, mantan Kapolda Jatim dan mantan Dirut PDAM Surya Sembada Kota Surabaya itu terlihat semakin prima dan bugar.

"Ini kami pemeriksaan tentang kepribadian, psikologi menghadapi permasalahan, kalau melihat darah kayak apa, pusing atau muntah," ujar Machfud Arifin kepada wartawan.

"Saya mau tes psikologi. Artinya hasil tes swab kemarin baik. Doakan saja. Saya yang jelas sudah lama negatif. Kalau nggak sehat nggak mungkin saya hari ini tes lanjutan. Dan sudah siap segalanya untuk Pilwali (Surabaya)," tambahnya.

Dengan kondisinya saat ini, Machfud Arifin mengaku sudah menemani anaknya bermain. "Saya sudah main kok sama anak saya," tegasnya.

 

Gak Perlu Cemas

Machfud Arifin juga mengatakan dirinya dan Mujiaman akan selalu patuh terhadap ketentuan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam tahapan pencalonan di Pilwali Surabaya 2020. "Kami selalu patuh pada ketentuan KPU untuk mengikuti tahapan pencalonan," tandasnya.

Mantan Kapolda Jatim ini menerangkan, sudah tidak perlu ditakutkan lagi dirinya akan menularkan Covid ke pihak lain.

"Wes nggak usah cemas rek, aku nggak nulari. Wong aku wes dulinan karo anakku kok. (Sudah teman, tidak perlu cemas, aku tidak menularkan. Saya sudah bermain dengan anak saya). Saya yakin kesehatan saya baik," jelas arek asli Ketintang, Surabaya ini.

Machfud Arifin juga terus menjaga pola hidup yang sehat serta menghindari makan-makan yang mengandung kolesterol tinggi. "Saya tidak suka yang namanya durian. Saya tidak terlalu suka kepiting. Bebek saya juga nggak suka. Obat opo ae nggak tahu ta ombe. (obat apa saja tidak pernah saya minum). Kecuali pada saat kemarin (isolasi mandiri)," jelasnya. alq

 

 

 

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…