SMPN 1 Raas Sumenep Dua Tahun Tak Terima Dana Bos

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 H. Aksan, S.Pd, kepsek SMPN I Raas kab. Sumenep, (SP /Ainur Rahman)

 
H. Aksan, S.Pd, kepsek SMPN I Raas kab. Sumenep, (SP /Ainur Rahman)  

i

SURABAYAPAGI, Sumenep - Kepsek SMPN I Raas Kepulauan Kab Sumenep, H. Aksan S.Pd mengaku sekolah yang menjadi binaannya sudah dua tahun ini tidak mendapatkan Dana BOS padahal lembaga yang lain itu menerima.

"Aneh, sekolah saya sudah dua tahun ini tidak pernah terima Bos, padahal yang lainnya terima, kok bisa ya, prihal ini sempat saya adukan kepada pak Kabid dan Pak Kadis, jawabannya, program Bantuan Operasional sekolah (BOS) itu diturunkan oleh pemerintah pusat"  kata Aksan pada Surabaya pagi (20/09).

Aksan menuturkan, mestinya Pemkab Sumenep, melalui Dinas pendidikan Kab Sumenep, lebih memperhatikan lembaga pendidikan yang minim siswa untuk diutamakan bantuan Bos, “Sebab demikian akan membantu keberlaangsungan pendidikan khususnya bagi para siswa yang tidak mampu,” kilahnya.

Kata dia, peraturan menteri ini yang dimaksudkan dengan dana bantuan operasional sekolah afirmasi yang selanjutnya di sebut Dana BOS Afirmasi adalah program pemerintah pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang berada didaerah khusus yang ditetapkan oleh kementerian.

“Jadi saya masih mencari, kenapa tidak diberikan pada Dapodik sudah betul, jadi saya kira sudah tidak memiliki kekurangan secara administrasi tapi tetap belum ada respon, kan saya bingung” pungkasnya.

Sementara Kabid pembinaan SMP Kab Sumenep, Edy mengaku tidak mungkin jika SMPN I Raas tidak menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

" Setahu saya, SMPN I Raas itu menerima bantuan BOS, jika tidak biar nanti saya kroscek lagi “ pungkas Edy. Ar

 

Berita Terbaru

Kakek 81 Tahun di Blitar Ditemukan Tewas Terbakar di Lahan Bambu

Kakek 81 Tahun di Blitar Ditemukan Tewas Terbakar di Lahan Bambu

Jumat, 25 Sep 2026 16:37 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 16:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jumat 25 September 2026 sekitar pukul 10.00, warga desa Tuwuhrejo Kec.Kesamben Kab.Blitarvdi kejutkan temuan Mi 81 seorang Kakek…

Peringati HKGB ke-74, Kapolres Blitar Ikuti Lomba UMKM hingga Gelar Olah Raga

Peringati HKGB ke-74, Kapolres Blitar Ikuti Lomba UMKM hingga Gelar Olah Raga

Jumat, 25 Sep 2026 16:34 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026, Polres Blitar bersama Bhayangkari menggelar…

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…