Lagi, Forkot Demo Tolak JIIPE Sebagai KEK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aktivis Forkot saat berunjukrasa di depan kawasan JIIPE. SP/M.AIDID
Aktivis Forkot saat berunjukrasa di depan kawasan JIIPE. SP/M.AIDID

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Puluhan aktivis Forum Kota (Forkot) kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan pintu masuk kawasan JIIPE (Java Integrated Industrial and Port Estate) di Kecamatan Manyar, Gresik, Senin (21/9/2020).

LSM Forkot sudah kesekian kalinya menggelar demo ke kawasan industri dan pelabuhan internasional tersebut. Tujuan utama aksi mereka adalah menolak JIIPE dijadikan kawasan ekonomi khusus (KEK).

Kendati didemo aktivis Forkot, manajemen JIIPE enggan beraudensi dengan alasan masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Dalam aksi yang dijaga ketat aparat kepolisian, koordinator aksi Farid mengungkapkan bahwa manajemen JIIPE telah mengajukan ke pemerintah untuk perubahan status yang awalnya kawasan industri menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK).

Menurur analisa Forkot, pemberlakukan KEK bakal menimbulkan efek negatif utamanya di masyarakat antara lain konsep itu hanya menguntungkan pihak asing dan pemodal besar.

"Juga mengurangi pendapatan daerah dan mengancam hak buruh serta mengancam lingkungan hidup, sudah banyak contohnya di kota-kota besar yang menerapkan KEK," ungkapnya.

Sementara itu, Mifti Haris, Community Development PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera sebagai pengelola JIIPE, mengatakan pemahaman kawasan ekonomi khusus di JIIPE yang dikemukanan Forkot mungkin ada kesalahpahaman.

"Penetapan KEK itu merupakan kewenangan pemerintah. Kita di sini hanya mengusulkan untuk menarik para investor masuk ke Gresik ini," kata Mifti.

Dijelaskan Mifti, usulan JIIPE sebagai KEK kini masih berproses di pihak pemerintah  termasuk di Pemda Gresik.

"Jadi tetap berproses. Kalau pun ada kekurangan disana sini itu hal biasa dan kita benahi," ujarnya.

Ditanya soal proyek smelter Freeport yang juga menjadi salah satu penolakan Forkot, Mifti mengaku tidak tahu alasan penolakannya. Namun, Mifti menilai Freeport adalah harapan berbagai pihak karena sebagian besar sahamnya milik pemerintah melalui undang-undang minerba.

"Intinya kita mendukung semua program pemerintah termasuk smelter," jelasnya.

Mifti menyebut, pihaknya bersedia bertemu dan audiensi dengan berbagai pihak termasuk Forkot setelah pandemi Covid-19 berakhir. did

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…