Pedagang Pasar Tunjungan Siap Menangkan MAJU

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pedagang pasar Tunjungan Surabaya menunjukkan dukungannya terhadap paslon No 2 Machfud Arifin-Mujiaman menjadi Wali kota Surabaya. SP/Alqomar
Pedagang pasar Tunjungan Surabaya menunjukkan dukungannya terhadap paslon No 2 Machfud Arifin-Mujiaman menjadi Wali kota Surabaya. SP/Alqomar

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Hidup segan matipun tak mau. Itu ungkapan yang dapat menggambarkan kondisi Pasar Tunjungan Surabaya. Puluhan pasar ini dibiarkan tanpa perhatian dari Pemerintah Kota Surabaya. 

Kondisi yang makin memburuk, bangunan tua yang sudah rapuh dan lapuk, banyak atap yang jebol dan bocor saat hujan. Meskipun tidak ada perhatian dari pemerintah kota Surabaya para pedagang masih bertahan dalam keadaan yang memprihatinkan ini. 

Sekretaris Perkumpulan Pedagang Pasar Tunjungan (P3T) Johniel mengatakan, pihaknya sudah puluhan tahun tanpa perhatian dari Pemerintah kota Surabaya bahkan dirinya mengaku sudah puluhan kali juga mengirim surat kepada wali kota Surabaya Tri Rismaharini untuk revitalisasi pasar tunjungan tapi tidak pernah ada tanggapan dari wali kota Surabaya. 

"Sejak bu Risma jadi Wali Kota Surabaya tidak ada perhatian sama sekali kepada kami. Puluhan tahun kami mengajukan perbaikan revitalisasi pasar tunjungan. Bahkan kami sudah 20 kali mengirim surat kepada ibu Wali, sama sekali tidak ada tanggapan," ungkap Johniel, Jumat (9/10).

Mereka menaruh harapan besar kepada Calon Wali Kota Surabaya nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman (MUJU.  Maka dari itu para pedagang pasar Tunjungan bertekad bulat mendukung dan memenangkan Machfud Arifin-Mujiaman menjadi Wali kota Surabaya. 

"Kami butuh perubahan, kami yakin dengan kepemimpinan Pak Machfud-Pak Mujiaman akan memberikan perubah yang lebih baik. Dan pasar-pasar tradisional khususnya pasar tunjungan akan diperhatikan dan diperbaiki," katanya. Alq

Berita Terbaru

Masuki Pendaftaran SPMB, Dinsos Magetan Failitasi Pengurusan SK DTSEN Desil 1-5

Masuki Pendaftaran SPMB, Dinsos Magetan Failitasi Pengurusan SK DTSEN Desil 1-5

Minggu, 07 Jun 2026 11:46 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mendukung persyaratan mendaftar Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 jenjang SD dan SMP via jalur…

Jaga Suplai dan Stok Cabai, TPID Kota Madiun Perkuat Kerjasama Antardaerah

Jaga Suplai dan Stok Cabai, TPID Kota Madiun Perkuat Kerjasama Antardaerah

Minggu, 07 Jun 2026 11:40 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Demi menjaga suplai dan stok komoditas cabai di pasaran wilayah Madiun, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun mulai…

Melalui Cek In Warga, Pemkot Surabaya Perketat Validasi Domisili SPMB

Melalui Cek In Warga, Pemkot Surabaya Perketat Validasi Domisili SPMB

Minggu, 07 Jun 2026 11:10 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/20267, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur mulai…

Pemdes Dukuhsari Jabon Salurkan Bantuan Pangan ke 968 KPM, Ada Beras dan Minyak Goreng

Pemdes Dukuhsari Jabon Salurkan Bantuan Pangan ke 968 KPM, Ada Beras dan Minyak Goreng

Minggu, 07 Jun 2026 11:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 11:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa Dukuhsari Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan…

Pemkot Malang Siapkan Seragam Gratis ke 4 Ribu Siswa SD dan SMP Negeri

Pemkot Malang Siapkan Seragam Gratis ke 4 Ribu Siswa SD dan SMP Negeri

Minggu, 07 Jun 2026 10:57 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Memasuki tahun ajaran baru, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur telah menyiapkan kuota pemberian seragam sekolah gratis…

Sukses Pikat Turis Asing, Spirit 'Reogevolution' di Grebeg Suro 2026 Dobrak Stigma Tari Jawa

Sukses Pikat Turis Asing, Spirit 'Reogevolution' di Grebeg Suro 2026 Dobrak Stigma Tari Jawa

Minggu, 07 Jun 2026 09:27 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 09:27 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo – Kesan keliru bahwa seni tari tradisional Jawa selalu identik dengan gerakan yang lambat dan gemulai seketika runtuh di Alun-Alun P…