Pelajar Demo Anarkis, Harus Siap Sanksi Akademik juga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kriminolog Ubhara Surabaya Dr. A. Joko Sumaryanto, S.H, M.H
Kriminolog Ubhara Surabaya Dr. A. Joko Sumaryanto, S.H, M.H

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pelajar ikut terjun dan ricuh dalam demo, yaitu faktor eksternal dan internal. Faktor eskternal terjadinya insiden ini dikarenakan lingkungan (teman/komunitas) yang mengajak mereka untuk berdemo dengan iming iming akan mendapatkan uang.

Sedangkan faktor internalnya adalah, berasal dari dalam diri pelajar yang saat ini di masa Covid-19 harus belajar dari rumah, sehingga mereka terlalu jenuh untuk selalu berada dirumah, ditambah lagi usia pelajar adalah usia yang sangat labil maka dengan ajakan demo mereka merasa senang dan terobati karena harus keluar dari rumah dan melepas kejenuhan.

Kebanyakan Pelajar SMA/SMK yang terjangkit kericuhan dalam demo tidak tahu-menahu tentang tujuan diadakannya demo. Beberapa oknum berhasil menghasut otak dari Generasi Muda itu.

Meskipun demikian, para pelajar yang ikut ricuh pantas menerima sanksi dan akibatnya. Mereka harus siap berhadapan dengan sanksi akademis, mungkin dikeluarkan dari sekolah. Sanksi tindakan mungkin diminta untuk bekerja membersihkan puing-puing bekas kerusuhan atau sanksi pidana sesuai dengan berat ringannya perbuatan yang dilakukan.

Untuk itu saya berpesan kepada pelajar dalam insiden kericuhan, Sadarlah, gali terus potensi atau talenta yang anda miliki. Ingat, anda adalah generasi penerus bangsa, maka anda harus persiapkan diri anda untuk menghadapi masa depan yang lebih baik. Tahun 2045 adalah tepat satu abad Indonesia merdeka, siapkah anda untuk menjadi orang yang bermanfaat di usia seabad Indonesia.mbi

Berita Terbaru

Musim Kemarau Panjang, Pemkab Tulungagung Dropping 25 Ribu Liter Air Bersih

Musim Kemarau Panjang, Pemkab Tulungagung Dropping 25 Ribu Liter Air Bersih

Selasa, 13 Okt 2026 12:41 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama musim kemarau panjang 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, menyalurkan (dropping) 25 ribu liter air bersih…

Pasca Revitalisasi, Pasar Banyuwangi Jadi Destinasi Baru hingga Spot Kulineran

Pasca Revitalisasi, Pasar Banyuwangi Jadi Destinasi Baru hingga Spot Kulineran

Selasa, 13 Okt 2026 12:33 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pasca rampung direvitalisasi, Pasar Induk Banyuwangi, kini tidak hanya sebagai tempat perdagangan saja, namun menjadi destinasi…

Gencarkan Potensi Kopi Lokal, Bupati Pacitan Siapkan Surat Edaran Seluruh OPD

Gencarkan Potensi Kopi Lokal, Bupati Pacitan Siapkan Surat Edaran Seluruh OPD

Selasa, 13 Okt 2026 12:24 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Guna memperluas pasar sekaligus meningkatkan permintaan terhadap produk petani setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan…

Hingga per Akhir September 2026, Karhutla di Ponorogo Capai 341,85 Hektare

Hingga per Akhir September 2026, Karhutla di Ponorogo Capai 341,85 Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 12:17 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hingga akhir September 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, mencatat kebakaran hutan dan lahan…

Cegah Penularan, Pemkot Madiun Perluas "Skrining" TBC di 68 Titik Lokasi

Cegah Penularan, Pemkot Madiun Perluas "Skrining" TBC di 68 Titik Lokasi

Selasa, 13 Okt 2026 12:07 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mencegah penularan penyakit tuberkulosis (TBC) di lingkungan setempat, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, mulai memperluas…

Perkuat Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Gresik Dorong BUM Desa

Perkuat Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Gresik Dorong BUM Desa

Selasa, 13 Okt 2026 12:01 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Dalam rangka mengembangkan potensi ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah penurunan alokasi Dana Desa…