Tujuh Admin Grup Medsos Penghasut Demo Anarkis Jakarta Ditangkap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Demo anarkis di Jakarta menolak pengesahan UU Cipta Kerja beberapa waktu yang lalu.
Demo anarkis di Jakarta menolak pengesahan UU Cipta Kerja beberapa waktu yang lalu.

i

3 Orang ditetapkan tersangka masih dibawah umur

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Aksi demo anarkis menolak pengesahan UU Cipta Kerja di Jakarta beberapa waktu yang lalu hingga kini masih diselidiki petugas. Terbaru, tim gabungan Polda metro Jaya dan Bareskrim Polri menangkap 7 orang diduga sebagai penghasut dan pemicu demo anarkis tersebut.

Direktur Tipidum Bareskrim Polri, Brigjen Ferdy Sambo mengungkapkan, tujuh orang itu bertindak sebagai pemilik akun sosial media, yang diduga melakukan ajakan berbuat anarkis dalam unjuk rasa tolak pengesahan Omnibus Law UU beberapa waktu lalu.

"Hari Senin (19/10) tim gabungan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri melakukan penangkapan, 3 (tiga) tersangka admin WAG STM Se-Jabodetabek, 3 (tiga) tersangka admin Facebook Se-Jabodetabek dengan jumlah follower lebih dari 21.000 anggota. 1 (satu) TSK admin IG Panjang Umur Perlawanan," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Brigjen Ferdy Sambo melalui pesan singkat, Selasa (20/10/2020).

"Tersangka melakukan ajakan dan penghasutan pada demo anarkis hari Kamis (8/10) dan Selasa (13/10) di Jakarta," lanjutnya.

Ferdy menuturkan ketujuh tersangka ditangkap di tiga tempat berbeda. Ketujuh orang itu berstatus pelajar hingga pengangguran.

"Ada pelajar dan ada pengangguran. (Ditangkap) Tempat terpisah, Klender, Cipinang, dan Bogor," tuturnya.

Ferdy mengatakan penangkapan ketujuh orang itu merupakan hasil pengembangan dari para pelaku demo ricuh yang sudah ditangkap terlebih dahulu. Ketujuhnya dikenakan pasal berlapis.

Pasal berlapis yang akan dikenakan yaitu Pasal 160 KUHP dan atau; Pasal 170 KUHP dan atau; Pasal 214 KUHP dan atau; Pasal 211 KUHP dan atau; Pasal 212 KUHP dan atau; Pasal 216 KUHP dan atau; Pasal 218 KUHP dan atau; Pasal 358 KUHP Jo Pasal 55, 56 KUHP; dan atau Pasal 28 ayat 2 Jo pasal 45 UU nomer 19 tahun 2016 atas perubahan UU nomer 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE).

Dari 7 orang yang diamankan, 3 diantaranya telah ditetapkan polisi sebagai tersangka.

Mirisnya, tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu masih dibawah umur. Mereka berinisial MLAI atau MI (16), WH (16), dan SN (17).

Tersangka MI dan WH diketahui merupakan admin dari grup Facebook STM Se-Jabodetabek serta admin akun WhatsApp Group (WAG).

Akun Facebook itu, kata Argo, membuat unggahan berupa ajakan pada para pelajar STM dan SMK untuk datang dalam aksi demo pada 8 dan 13 Oktober.

Selain itu, akun yang bersangkutan juga mengunggah ajakan untuk ikut dan membuat rusuh dalam aksi demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang digelar hari Selasa (20/10).

Akun yang bersangkutan juga mengunggah daftar barang-barang yang mesti dibawa. Mulai dari masker, kacamata renang, odol, hingga raket.

Kemudian untuk tersangka FN merupakan admin dari akun Instagram @panjang.umur.perlawanan. Akun ini mengunggah konten yang bernada provokatif dan mengajak untuk melakukan kerusuhan saat aksi demo.

Adapun polisi, tengah menelusuri WhatsApp Group (WAG) yang dipakai para tersangka untuk memberikan arahan kerusuhan.

Menurutnya, WAG itu diduga berisi arahan tentang bagaimana melindungi diri, membawa peralatan yang dibutuhkan, dan cara melakukan perlawanan saat membuat kerusuhan. Contohnya, berisi arahan membawa helm, payung, seragam sekolah, baju ganti guna penyamaran, bekal makanan, petasan, molotov, senter, ban bekas, dan cara menuju lokasi demo dengan menyetop truk.

"Namun, WAG ini sudah dihapus, makanya Ditreskrimsus Polda Metro Jaya ini sedang menelusurinya di Labfor Polri. Kita akan telusuri groupnya ini siapa saja dan nama-namanya," tuturnya.

Berita Terbaru

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…