Jelang Musim Tanam Okmar, PG Siap Salurkan 613 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo bersama jajaran menginspeksi stok pupuk bersubsidi di Distribution Center Makassar, Sulsel.  SP/M.AIDID
Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo bersama jajaran menginspeksi stok pupuk bersubsidi di Distribution Center Makassar, Sulsel.  SP/M.AIDID

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Musim tanam Oktober 2020 - Maret 2021 (Okmar) telah tiba. Sebagai penyedia pupuk bersubsidi oleh pemerintah, Petrokimia Gresik telah menyiapkan stok pupuk sebanyak 613.760 ton secara nasional.

Menurut Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, guna kelancaran penyaluran pupuk ke berbagai daerah di Tanah Air, pihaknya telah menyiapkan 77 orang staf perwakilan daerah penjualan (SPDP).

"Merekalah yang akan memastikan kelancaran penyaluran pupuk ke berbagai daerah di seluruh Indonesia sesuai alokasi daerah masing-masing," kata Dwi Satriyo, Selasa (20/10).

Ditambahkan, ke-77 orang staf perwakilan daerah tersebut secara rutin berkoordinasi dengan dinas pertanian, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3), kelompok tani, hingga aparat berwajib setempat. 

Terkait kesiapan Petrokimia Gresik menghadapi musim tanam Okmar kali ini, diungkapkan Dwi Satriyo bahwa pihaknya telah siap mendistribusikan alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 613.760 ton.

Menurut dia, jumlah stok tersebut telah melampaui ketentuan minimum pemerintah, yakni hanya sebanyak 172.822 ton.

Stok tersebut terdiri dari Pupuk Urea 61.019 ton, ZA 63.301 ton, SP-36 110.744 ton, Phonska 294.040 ton, dan Petroganik 84.655 ton.

“Kewajiban dari Petrokimia Gresik adalah menyediakan dan menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai penugasan pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional,” ucap Dwi Satriyo. 

Terakhir, dia menegaskan bahwa pupuk bersubsidi merupakan barang dalam pengawasan pemerintah dan harus disalurkan sesuai aturan yang berlaku. Segala bentuk penyelewengan seperti penimbunan, pengurangan jumlah atau berat, menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), akan berhadapan dengan pihak berwajib.

“Kami juga tidak akan ragu untuk menindak tegas dengan menghentikan kerjasama distribusi jika penyalur atau distributor terbukti melakukan kecurangan," tegas Dwi Satriyo. did

Berita Terbaru

Antisipasi Fenomena Bediding, Pemkot Batu Optimalkan Sarana ‘Green House’ Bagi Petani Sayur-Buah

Antisipasi Fenomena Bediding, Pemkot Batu Optimalkan Sarana ‘Green House’ Bagi Petani Sayur-Buah

Senin, 08 Jun 2026 11:27 WIB

Senin, 08 Jun 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai upaya mencegah dampak fenomena bididing atau suhu dingin saat musim kemarau, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, telah berkomitmen…

Wabup Sidoarjo Ajak Gukyuk Cilik 2026 untuk Promosikan Wisata dan Budaya

Wabup Sidoarjo Ajak Gukyuk Cilik 2026 untuk Promosikan Wisata dan Budaya

Senin, 08 Jun 2026 09:36 WIB

Senin, 08 Jun 2026 09:36 WIB

SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menghadiri Grand Final Pemilihan Duta Wisata Gukyuk Cilik Sidoarjo Tahun 2026 yang…

Sambut HUT ke-108, Pemkot Mojokerto Gelar Pengajian Akbar Bersama Gus Iqdam

Sambut HUT ke-108, Pemkot Mojokerto Gelar Pengajian Akbar Bersama Gus Iqdam

Senin, 08 Jun 2026 06:33 WIB

Senin, 08 Jun 2026 06:33 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Pengajian Akbar bersama Gus Iqdam di Taman Bahari Majapahit (TBM), Ahad (7/6), sebagai ba…

Ekonom Rasakan Tekanan Kondisi Keuangan

Ekonom Rasakan Tekanan Kondisi Keuangan

Senin, 08 Jun 2026 05:50 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede, menjelaskan Indonesia menghadapi kolaps di sektor perbankan dengan inflasi yang tinggi pada…

Saat di Bali, Prabowo Cerita Angka Hokinya, 8 dan 13

Saat di Bali, Prabowo Cerita Angka Hokinya, 8 dan 13

Senin, 08 Jun 2026 05:48 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto bercerita tentang dua angka yang dianggapnya sebagai angka keberuntungan. Dia menyebutkan dua angka itu ialah 8…

Masyarakat Keluhkan Kualitas Beras Bantuan Perum, Bulog Merespon

Masyarakat Keluhkan Kualitas Beras Bantuan Perum, Bulog Merespon

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Memberikan atensi atas keluhan warga soal kualitas beras Bantuan Pangan Pemerintah (Banpang) di sejumlah desa di Kabupaten Bangkalan, Jawa…