Diprotes Sopir Angkot, Bus DAMRI Berhenti Beroperasi Sementara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
uasana Bus DAMRI. SP/ JT
uasana Bus DAMRI. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Bus DAMRI sebagai salah satu Operasional transportasi pariwisata murah di Malang berhenti beroperasi sementara. Pemberhentian tersebut disebabkan bus yang melayani jalur wisata di Malang Raya diprotes sopir lain saat melayani penumpang, Minggu (01/11/2020).

Hal tersebut di tanggapi oleh General Manager DAMRI Malang Zuryani menyampaikan, penghentian sementara memang sengaja dilakukan. Karena pihaknya menilai butuh ada mediasi dengan organisasi angkutan umum berkaitan dengan operasional Bus DAMRI tersebut. 

"Memang ada perbedaan persepsi, dan kami terus berusaha untuk menyampaikan pengertian kepada masyarakat," katanya.

Zuryani kembali menyampaikan, penghentian sementara itu sempat dipertanyakan oleh masyarakat yang hendak menumpang. Salah satunya disampaikan melalui saluran layanan Call Center DAMRI. Masyarakat banyak yang bertanya alasan tak dioperasikannya bus pariwisata tersebut.

"Kemarin saat beroperasi bus dihentikan dan penumpang dipaksa turun. Ini sebenarnya juga sangat kami sayangkan. Karena itu mengganggu mobilitas masyarakat," terangnya.

Bus DAMRI yang beroperasi di Malang Raya juga telah melakukan sosialisasi bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dan berbagai pihak terkait. Sosialisasi salah satunya juga dilakukan secara Online, selain bertemu langsung.

Selain itu, Bus DAMRI juga memiliki titik Check Point sendiri yang dimaksudkan untuk memberi edukasi kepada penumpang mengenai lokasi yang memang dinilai memiliki sejarah. Salah satu Check Point itu adalah Masjid Turen, untuk rute Bus DAMRI dari Arjosari menuju Balekambang. "Tapi Check Point itu dikira untuk mengangkut dan menurunkan penumpang," katanya.

Zuryani kembali menegaskan jika Check Point sama sekali bukan untuk menaikkan atau pun menurunkan penumpang. Melainkan untuk mengedukasi penumpang berkaitan dengan kawasan wisata terkait di Malang Raya.

Adanya perbedaan pendapat itu menurutnya disikapi dengan akan dilakukannya proses mediasi. Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait yang merasa kurang nyaman dengan keberadaan Bus DAMRI. "Kami akan lakukan mediasi dan kami utamakan kepentingan masyarakat," jelasnya.

Operasional DAMRI di Malang Raya sendiri terbilang masih baru. Beberapa rute yang disediakan di antaranya adalah rute Batu menuju Bromo, dengan total ada empat armada bus. Kemudian dari Arjosari menuju Balekambang dan Sendang Biru total ada dua armada yang dioperasikan.

Terpisah, Ketua Organda Malang Rudy Soesamto menilai jika keberadaan DAMRI telah berdampak pada pendapatan angkutan umum di Malang Raya. Selain itu, selama ini Organda juga tidak pernah dilibatkan selama proses dan rencana pengoperasian bus pariwisata tersebut. "Adanya bus Damri pasti berdampak turunnya pendapatan angkot. Kami pun dari Organda tidak diajak bicara," terangnya. Dsy9

 

Berita Terbaru

Viralnya Harga Plastik Ugal-ugalan, UMKM di Sentra Jajanan Lumajang Pilih Gunakan Daun Pisang

Viralnya Harga Plastik Ugal-ugalan, UMKM di Sentra Jajanan Lumajang Pilih Gunakan Daun Pisang

Selasa, 14 Apr 2026 11:46 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Maraknya harga plastik yang melonjak ugal-ugalan kian dirasakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang saat ini…

Di Tengah Konflik Geopolitik, Kemenhaj Bangkalan pastikan CJH Aman Selama Ibadah

Di Tengah Konflik Geopolitik, Kemenhaj Bangkalan pastikan CJH Aman Selama Ibadah

Selasa, 14 Apr 2026 11:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti viralnya konflik geopolitik di Timur Tengah, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bangkalan,…

Dipicu Kondisi Kesehatan-Meninggal, 15 CJH Sumenep Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Dipicu Kondisi Kesehatan-Meninggal, 15 CJH Sumenep Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 14 Apr 2026 11:01 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Musim haji tahun 2026 kali ini menjadi momentum bahagia bagi yang menjalankan. Namun, tak semua Calon Jemaah Haji (CJH) bisa…

Dorong Digitalisasi, Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Parkir Nontunai di KBS

Dorong Digitalisasi, Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Parkir Nontunai di KBS

Selasa, 14 Apr 2026 10:58 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka meningkatkan dan mendorong transparansi digitalisasi layanan parkir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan…

Per Februari-Maret 2026, Ratusan Ribu KPM di Banyuwangi Terima Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng

Per Februari-Maret 2026, Ratusan Ribu KPM di Banyuwangi Terima Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng

Selasa, 14 Apr 2026 10:49 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur melalui Perum Bulog Kantor cabang setempat menyalurkan ratusan bantuan…

Atasi Sedimentasi Pemicu Banjir, Pemkot Malang Masifkan Normalisasi Sungai

Atasi Sedimentasi Pemicu Banjir, Pemkot Malang Masifkan Normalisasi Sungai

Selasa, 14 Apr 2026 10:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 10:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna mengatasi persoalan sedimentasi yang menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya banjir, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang,…