Bocah di Purworejo Diperkosa Paman Sejak SD Hingga SMP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi menunjukkan barang bukti dan Slamet Widodo, tersangka pemerkosaan dalam rilis di Mapolres Purworejo.
Polisi menunjukkan barang bukti dan Slamet Widodo, tersangka pemerkosaan dalam rilis di Mapolres Purworejo.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Purworejo – Bejat, adalah ungkapan yang tepat untuk menyebut aksi yang dilakukan Slamet Widodo (52). Bagaimana tidak, warga Purworejo itu tega memperkosa keponakannya sendiri berulang kali.

Mirisnya, aksi tersebut dilakukan sejak korban duduk di kelas 3 SD hingga kini korban sudah duduk di bangku kelas 1 SMP.

Peristiwa itu terungkap saat korban kabur dari rumahnya awal Oktober 2020 lalu. Orang tua korban sempat mencari keberadaan putrinya itu namun tak kunjung ketemu, hingga setelah tiga hari kemudian korban kembali ke rumah.

Setelah korban kembali ke rumah, saat itulah kasus pemerkosaan yang dilakukan pelaku akhirnya terbongkar.

Korban mulai menceritakan masalahnya kepada orang tuanya. Mendapati cerita sang anak, orang tua korban yang tidak terima akhirnya melaporkan korban ke polisi.

Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Agil Widyas Sampurna mengatakan, aksi bejat pelaku dilakukan sejak 2016 hingga saat ini (2020).

"Tersangka sudah melakukan perbuatannya sejak tahun 2016. Korban saat itu masih kelas 3 SD dan sekarang sudah kelas 1 SMP," kata Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Agil Widyas Sampurna saat jumpa pers di Mapolres Purworejo, Rabu (4/11/2020).

Agil menerangkan Slamet bekerja sebagai petugas kebersihan di SD tempat korban bersekolah. Slamet juga mengancam korban agar tidak mengadukan perbuatan bejatnya ke orang lain. Perbuatan bejat itu juga dilakukan di kompleks SD tempat korban sekolah.

"Saat itu tersangka sedang bersih-bersih ruang kelas, kemudian melihat korban dan langsung mengajak hubungan suami istri. Awalnya korban menolak namun dibujuk, kalau nanti hamil tersangka yang tanggung jawab," terang Agil.

"Setelah selesai berhubungan kemudian tersangka bilang jangan cerita sama siapa-siapa, kalau bilang awas, gitu," sambungnya.

Sementara itu, tersangka yang sudah beristri itu mengklaim hanya dua kali menyetubuhi korban yang merupakan keponakannya itu. Slamet juga mengaku memberikan imbalan berupa uang kepada korban setelah melampiaskan nafsunya.

"Hanya dua kali (menyetubuhi korban) dan saya beri dia uang Rp 50 ribu setelah itu," ucap bapak satu anak itu.

Dari kasus ini polisi menyita barang bukti berupa pakaian korban. Atas perbuatannya tersangka Slamet ditahan di Mapolres Purworejo dan dijerat dengan pasal 76 D jo pasal 81 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

Berita Terbaru

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…

Bgn Efisiensi Anggaran MBG Rp44 T Wujud Perbaikan Tata Kelola

Bgn Efisiensi Anggaran MBG Rp44 T Wujud Perbaikan Tata Kelola

Jumat, 30 Okt 2026 03:07 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Gizi Nasional (BGN) telah melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp44 triliun selama 100 hari kepemimpinan Kepala BGN Sudaryono sebagai…

Airlangga Optimistis Rupiah Tak Akan Tembus Rp 19.000

Airlangga Optimistis Rupiah Tak Akan Tembus Rp 19.000

Jumat, 30 Okt 2026 03:06 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:06 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tidak akan menembus level Rp…

InJourney Catat Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika Rp 5,2 Triliun

InJourney Catat Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika Rp 5,2 Triliun

Jumat, 30 Okt 2026 03:03 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mencatat gelaran MotoGP Mandalika memberikan dampak ekonomi sebesar Rp 5,2 triliun.…

Jumat Berkah: Membela Kebenaran

Jumat Berkah: Membela Kebenaran

Jumat, 30 Okt 2026 03:01 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:01 WIB

Oleh: Hj. Lordna Putri Anjuran Rasulullah kepada hambanya untuk membela kebenaran Sahabat Nabi yang gencar membela kebenaran siapa saja. Dan siapa yang paling…

Peringati Hari Listrik Nasional, PLN UIT JBM Gelar Aksi Sosial dan Perkuat Kepedulian Masyarakat

Peringati Hari Listrik Nasional, PLN UIT JBM Gelar Aksi Sosial dan Perkuat Kepedulian Masyarakat

Kamis, 29 Okt 2026 21:40 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 21:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 yang jatuh pada 27 Oktober 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian T…