Habib, Tukang Obat, Lonte

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah Nikita Mirzani, Jumat (13/11/2020) sudah dijaga ketat oleh puluhan polisi.
Rumah Nikita Mirzani, Jumat (13/11/2020) sudah dijaga ketat oleh puluhan polisi.

i

 

Denny Siregar – Nikita Mirzani – Ustadz Maaher

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Artis Nikita Mirzani kembali menuai kontroversi. Kini, selebriti panas ini harus head to head dengan simpatisan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Ustaz Maaher At-Thuwailibi. Saking marahnya, Ustaz Maaher menuduh Nikita  –maaf—Lonte.  Meski kerap pamer dada dan paha, Nikita ternyata tak terima disebut Lonte. Perempuan yang akrab dipanggil Nyai ini bakal lapor polisi. Sampai-sampai, Nikita pun kini ada yang mendukung. Denny Siregar, meminta tak perlu minta maaf.

Polemik antara Nikita dan simpatisan FPI bermula dari pernyataannya yang diunggah akun @Darkah_Back di media sosial. Nikita mengeluh karena

"Gara-gara Habib Rizieq sekarang pulang ke Jakarta, penjemputannya gila-gilaan. Nama habib itu adalah tukang obat. Nah, nanti banyak antek-anteknya mulai nih ya. Hmmmm enggak takut juga gue," ujarnya dalam video.

Hal tersebut dikritik keras oleh Maaher. Dia membuat video berisi ancaman akan menggeruduk rumah Nikita. Dalam vlog-nya untuk mengancam Nikita, Maaheer juga menyebut Nikita dengan ‘Lonte’. 

"Saya imbau 1X24 jam kau tidak melakukan klarifikasi dan permintaan maaf di depan publik secara terbuka saya Maaher At-Thuwailibi secara terbuka bersama 800 laskar pembela ulama akan mengepung rumahmu," demikian pernyataan Maaher dalam video itu.

"Saya serius, saya tidak main-main, kita lihat apa yang terjadi. Darah kami kucurkan untuk membela kehormatan cucu Rasulullah SAW," sambungnya.

Tak cukup di situ, Maaher juga mengunggah foto artis tersebut dalam cuitannya pukul 20.44 WIB, Kamis (12/11) dengan memakai kata yang sama. Maheer juga menyertakan cuitan untuk menanggapi komentar Nikita.

Nikita pun kemudian balik menuding Maaher menghina Nahdlatul Ulama (NU). Ia menegaskan bahasa yang digunakan ustaz tersebut tidak mencerminkan cara berpakaiannya.

"Elo itu yg jls2 menghina NU. Bahasa loe itu tidak mencerminkan pakaian loe. Pke nama asli aja jng pke nama palsu," katanya.

Nikita akhirnya  menyatakan akan melaporkan Ustaz Maaher At-Thuwailibi ke kepolisian.

"Eh btw makasi loh udah ngatain gue lonte jadi ga repot gue bikin laporan.. lain kali klo ngatain org ga ush taruh foto sama nama nya. Itu mempermudah isi laporan," katanya melalui akun Twitter @NikitaMirzani menjawab cuitan Maaher.

 

Dibela Denny Siregar

Pegiat media sosial Denny Siregar tak mau ketinggalan dalam polemik ini. Ia menyatakan dukungan kepada Nikita Mirzani.

Denny Siregar menyatakan, di lingkungan tempanya tumbuh, permintaan maaf adalah bagian dari adab dan akhlak, bukan karena takut. Hal itu sebagaimana cuitannya di akun Twitter pribadi miliknya, Jumat (13/11/2020).

“Tapi kadrun gak paham ini. Buat mereka, orang minta maaf itu karena takut,” cuitnya.

Karena itu, ia menyarankan agar tidak usah meminta maaf kepada para kadrun.

“Mangkanya, jangan pernah minta maaf ke kadrun, lu pasti diinjek-injek sama mereka,” saran dia.

Denny lantas membeberkan bagaimana cara bersikap jika berhadapan dengan kadrun.

“Kadrun itu sejenis hyena, hadapi dengan cara singa,” sambungnya.

Lebih lanjut, Denny Siregar lantas melontarkan sindiran kepada Ustadz Maaher yang sampai mengeluarkan ancaman kepada Nikita Mirzani.

Dalam pernyataanya, Ustadz Maheer akan mendatankan 800 orang laskar untuk mengepung kediaman Nikita. “Ngelawan Nikita, seorang cewe aja, butuh 800 orang,” sindirnya.

Tak hanya itu, Denny pun ikut melontarkan pernyataan tak kalah keras.

“Bener kan kata gua? Kadrun itu orang yang berasa arab, tapi tytydnya kecillll…” tulis Denny.

Dalam cuitan selenjutnya, Denny Siregar mengunggah tangkapan layar akun Twitter Ustadz Maaher.

Di mana, dirinya ternyata diblok. Lagi-lagi, Deny Siregar pun melontarkan sindiran keras.

“Gak kuat ma gua ternyata..”

“Iya deh, mending lawan Nikita aja biar seimbang. Kan beraninya cuman ma perempuan,” sindir Denny lagi.

 

Amankan Rumah Nikita

Akibat ancaman Maheer, Polres Metro Jakarta Selatan menerjunkan sejumlah personel untuk mengamankan rumah Nikita Mirzani yang berlokasi di kawasan Petukangan, Jakarta Selatan.

Pengiriman personel dilakukan guna mengantisipasi massa yang mengancam akan menggeruduk kediaman Nikita lantaran dianggap telah menghina pentolan FPI, Rizieq Shihab.

"Dari semalam anggota kami telah patroli pengamanan di sekitar kediaman yang bersangkutan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Wakapolres Metro Jaksel AKBP Antonius Agus Rahmanto, Jumat (13/11).

Sampai berita ini naik cetak,  kepolisian juga masih melakukan patroli dan pengamanan di sekitar kediaman Nikita.

Antonius menyebut sebenarnya tak ada permintaan dari Nikita kepada pihak kepolisian untuk melakukan pengamanan.

"Namun sebagai jaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tentunya kita tetap mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Lebih lanjut, Antonius berharap agar situasi keamanan tetap terkendali dan tak ada gangguan keamanan.jk/gr/er

Berita Terbaru

Perkuat Pengamanan, PLN Gelar Operasi Grebeg Balon Udara dan Patroli Intensif di Jatim

Perkuat Pengamanan, PLN Gelar Operasi Grebeg Balon Udara dan Patroli Intensif di Jatim

Selasa, 31 Mar 2026 14:30 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 14:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam rangka menjaga keandalan pasokan listrik selama momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan tradisi Lebaran Ketupat, PT PLN…

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) berhasil melewati tahun 2025…

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

LHP BPK Temukan Dugaan Kerugian Negara Rp1 Triliun. Dua Dirjen yaitu Direktur Jenderal (Dirjen) Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Dirjen Cipta Karya telah…

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat ini sedang ramai dibahas tokoh NU yang berambisi ingin jadi ketum PBNU. Berdasarkan hasil Muktamar NU ke-34 di Lampung tahun…

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dr. Maradona, S.H., LL.M., Ph.D., Wakil Dekan III FH UNAIR, terlibat pembahasan RUU Perampasan Aset dengan Komisi III DPR. Komisi…

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Kejagung Hormati, Tapi Ingatkan Penangguhan Penahanan Melalui Proses Persidangan   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi III DPR menggelar rapat yang membahas …