Negara Hadir Tangani HRS dan FPI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pencopotan baliho Habib Rizieq Sihab oleh oknum TNI
Pencopotan baliho Habib Rizieq Sihab oleh oknum TNI

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam sepekan ini, negara benar-benar hadir di tengah rakyatnya. Setelah Kapolri mencopot dua Kapolda dan Kapolres. Disusul Bareskrim Polri memanggil Gubernur DKI Anies Baswedan dan jajarannya. Termasuk Habib Rizieq Sihab. Saat ini HRS, dilaporkan sedang istirahat. Diluar itu TNI juga tertibkan baliho-baliho bergambar HRS. Baliho yang dipasang tanpa ijin dan pajak dicopoti. Menyusul ada kunjungan di kawasan jalan Petamburan tempat markas FPI dan rumah HRS. Banyak pengamat yang menilai langkah Polri dan TNI seperti ini menunjukan negara hadir atasi politik identitas yang dianggap memecah belah NKRI. Benarkah kini negara hadir manjaga NKRI dan persatuan-kesatuan bangsa Indonesia. Harian kita menurunkan pendapat pengamat yang kompeten. Berikut pandangan dan pendapat mereka.

Dua pengamat militer dan intelijen Connie Rahakundini Bakrie dan Susaningtyas Kertopati, Jumat (20/11/2020) menganggap tepat keberadaan TNI untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Terutama bila ada ancaman persatuan kesatuan bangsa.

"Menurut saya hal itu tidak masalah karena tugas Koopssus memang menjaga NKRI dari ancaman nyata," ujar Nuning, Jumat (20/11/2020).

Nuning menjelaskan, Koopssus TNI adalah komando utama operasional untuk pasukan khusus dan satuan khusus TNI dalam rangka kontijensi. Di banyak negara, organisasi tempur tersebut lazim di bawah komando langsung seorang panglima yang siap digerakkan 24 jam ke seluruh pelosok negeri dengan mobilitas tinggi didukung logistik yang prima.

Menurutnya, konsep operasi Koopssus TNI juga sangat berbeda dibandingkan satuan TNI reguler lainnya. Koopssus TNI mengutamakan kekuatan pukul yang mematikan untuk aksi preventif dan aksi represif. Oleh karena stamina yang unggul, para prajurit dari ketiga matra dilengkapi peralatan tempur individual yang andal merupakan kunci keberhasilan setiap tugas yang diemban.

"Selain di dalam negeri, maka keistimewaan Koopssus TNI sebagaimana pasukan khusus negara lain adalah kapabilitas untuk bertempur di kawasan baik regional maupun internasional," tutur mantan anggota DPR yang membidangi pertahanan ini.

Lebih lanjut Nuning mengatakan, dengan terbentuknya Koopssus TNI, upaya pemerintah memberantas teroris akan semakin fokus dan tuntas. Interoperabilitas Koopssus TNI dan Detasemen Khusus 88 Polri merupakan dambaan mayoritas masyarakat Indonesia.

 

Negara Hadir

Terpisah, pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie juga sependapat dengan analisis dari Susaningtyas. Menurut Connie, ancaman perpecahan di Indonesia sudah mengkhawatirkan. "Tingkat ancaman perpecahan persatuan kesatuan bangsa sudah di level mengkhawatirkan. Dan dengan kehadiran TNI, Ini bukti kehadiran negara melindungi masyarakat dan menjaga tegaknya kesatuan persatuan dan keutuhan bangsa," kata pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie, Jumat (20/11/2020).

Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dari Universitas Indonesia yang menjadi dosen di Universitas Pertahanan Indonesia ini menjelaskan Panglima TNI Hadi Tjahjanto sadar akan posisinya. Meski sudah mengecek pasukan, dia harus menunggu langkah lanjutan mengatasi perpecahan yang semakin mengkhawatirkan. "Yang ditunggu Panglima hanya satu: keputusan politik negara. Ini karena TNI tidak boleh berpolitik dan semua keputusan ada di tangan pemerintah," kata Connie.

Panglima TNI, dinilainya sedang melakukan pengecekan sekaligus memperlihatkan ke publik bahwa pihaknya siap menghadapi situasi tertentu, istilahnya adalah check and display. "Panglima terhadap pasukannya anytime untuk digerakkan oleh keputusan politik negara," kata Connie.

Dia menilai wujud ancaman persatuan dan kesatuan dewasa ini berwujud kecenderungan tindakan merongrong wibawa pemerintah. "Yang jelas berpotensi membelah persatuan kita, niat tindakan makar pada negara," ujarnya. erk/st/rn/rmc

Berita Terbaru

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…