Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di RS Kota Malang Penuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa gambar yang beredar di media sosial. SP/ DECOM
Beberapa gambar yang beredar di media sosial. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sejumlah rumah sakit rujukan di Kota Malang membuat pengumuman tidak bisa menerima pasien Covid-19. Sederet RS rujukan itu yakni RS dr Saiful Anwar (RSSA), RS Lavalette, RS Universitas Brawijaya dan beberapa Puskesmas di Kota Malang.

Kasubag Humas RSSA Malang, Dony Iryan Vebri Prasetyo menjelaskan beberapa layanan kesehatan tersebut menyatakan bahwa Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam kondisi stagnan. "Benar, di tempat kami (RSSA) dalam kondisi stagnan, terutama IGD dan incovid," ujarnya, Minggu (29/11/2020).

Dony mengungkapkan, ruang incovid di RSSA memiliki 83 kamar. Yang terbagi menjadi 9 kamar ICU dengan fasilitas ventilator dan 74 kamar lainnya. Dari 74 kamar itu, sebagian diperuntukkan bagi pasien balita dan anak-anak.

"Untuk bayi dan anak-anak masih ada ruang kosong. Tetapi, tidak memungkinkan untuk digunakan pasien dewasa. Rata-rata pasien masuk adalah dewasa," ungkapnya.

Ia mengakui, ada peningkatan signifikan dari jumlah pasien terinfeksi Covid-19 di beberapa hari terakhir. Dony menduga, kondisi ini berkaitan dengan penutupan sejumlah IGD di rumah sakit rujukan.

"Memang ada peningkatan eskalasi, jika IGD rumah sakit rujukan penuh. Maka otomatis semua akan beralih ke RSSA," akunya.

Menanggapi hal tersebut, juru bicara Satgas Covid-19 Kota Malang dr Husnul Muarif menambahkan, bukan hanya rumah sakit rujukan saja yang penuh. Melainkan juga terjadi pada ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di Jalan Kawi, yang dibangun oleh Pemkot Malang.

"Terinformasi semua rumah sakit rujukan penuh, begitu juga ruang perawatan di Jalan Kawi, dari 90 semuanya terisi," imbuhnya saat dikonfirmasi terpisah.Husnul mengatakan, mitigasi adanya gelombang peningkatan jumlah pasien Covid-19 di beberapa waktu terakhir masih dilakukan. Pihaknya menduga, libur panjang beberapa pekan lalu bisa menjadi penyebab adanya sebaran virus. Termasuk, penurunan disiplin masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Bisa jadi, karena libur panjang kemarin lalu dan mulai mengendornya disiplin masyarakat soal protokol kesehatan," lanjutnya.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Malang per 28 November 2020, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 2.259 atau bertambah 9 orang. Pasien meninggal sebanyak 232 atau bertambah 1 orang. Sementara untuk pasien sembuh mencapai 2.021 orang. Yang diisolasi di rumah sakit ada 114 orang. 

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…