Satpol PP Kabupaten Malang Akan Tindak PKL Liar Sesuai Perda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satpol PP Kabupaten Malang saat merazia PKL liar di pinggir jalan. SP/ JT
Satpol PP Kabupaten Malang saat merazia PKL liar di pinggir jalan. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - PKL liar di Kabupaten Malang akan di tertibkan dan tidak bisa seenaknya sendiri saat membuka lapak di jalanan, hal tersebut sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang akan segera diterapkan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Malang Nazaruddin Hasan mengungkapkan, sebelumnya pihaknya masih belum bisa menindak para PKL liar yang berjualan tidak pada tempatnya karena belum memiliki dasar hukum yang jelas. 

"Tapi dengan Perda Nomor 11 Tahun 2019 ini, sudah ada legalnya untuk menindak PKL yang liar," tandasnya usai menghadiri acara sosialisasi peraturan daerah tentang ketertiban umum di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (30/11/2020). 

Nazarudin menjelaskan, dasar penindakan terhadap para PKL liar yakni dengan menerapkan Perda Nomor 11 Tahun 2019 khususnya pada pasal 20 ayat 1 yang menyebutkan pelarangan usaha.  "Di sana (pasal 20 ayat 1, red) sudah tertulis jelas bahwa setiap orang atau badan usaha (dilarang, red) menempatkan benda dengan maksud untuk melakukan sesuatu usaha di jalan, trotoar, jalur hijau, taman publik dan tempat umum. Jadi jelas, PKL bisa dilarang," ujarnya. 

Tindakan satpol PP terhadap PKL liar nantinya akan bertahap. Untuk tahap awal, mengacu pada pasal 29 ayat 1 PKL liar akan diberi sanksi administratif berupa teguran, peringatan tertulis, penyitaan barang dagangan, hingga denda administratif. 

Namun, jika sudah diberlakukan tahapan tindakan oleh satpol PP dan PKL masih saja membandel dengan tetap berjualan di tempat yang bukan semestinya, terdapat ancaman pidana yang bakal diterima oleh PKL. Dalam pasal 41 ayat 1 dan 2 disebutkan bahwa jika sanksi administratif diabaikan oleh para pelaku usaha, akan rerdapat ancaman hukuman kurungan penjara selama tiga bulan dan denda sebesar Rp 50 juta. 

Alasan terkait baru disoalisasikannya Perda Nomor 11 Tahun 2019 pada akhir tahun 2020 ini, Nazaruddin menyebut dampak pandemi covid-19 yang membuat fokus lebih diutamakan untuk penanganan pandemi covid-19.  "Sebenarnya ini (Perda No 11 Tahun 2019, red) sudah disahkan akhir tahun kemarin (2019, red). Awalnya akan disosialisasikan awal tahun 2020. Tetapi karena covid-19, kami sosialisasikan akhir tahun ini," terangnya. Dsy14

Berita Terbaru

Atasi Antrean, Pemkab Ponorogo Perluasan Layanan KTP-el di 4 Kecamatan

Atasi Antrean, Pemkab Ponorogo Perluasan Layanan KTP-el di 4 Kecamatan

Minggu, 01 Nov 2026 11:34 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya dalam mengatasi antrean di kantor Dispendukcapil dan mal pelayanan publik (MPP) yang mencapai 400 hingga 500 orang…

Dukung Normalisasi dan Pemasangan U-ditch, Pemkot Bongkar 35 PKL di Atas Saluran Air

Dukung Normalisasi dan Pemasangan U-ditch, Pemkot Bongkar 35 PKL di Atas Saluran Air

Minggu, 01 Nov 2026 11:27 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung normalisasi saluran dan pemasangan U-ditch, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan 35 bangunan…

Perkuat Daya Tarik Wisata, Pemkot Malang Siapkan Penataan Sisi Utara Kayutangan Heritage

Perkuat Daya Tarik Wisata, Pemkot Malang Siapkan Penataan Sisi Utara Kayutangan Heritage

Minggu, 01 Nov 2026 11:16 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai bagian langkah meningkatkan daya tarik di mata wisatawan sekaligus pengembangan kawasan wisata setempat, Pemerintah Kota…

Pemkot Surabaya Tegaskan Larangan Pungutan Perpisahan SD-SMP Negeri

Pemkot Surabaya Tegaskan Larangan Pungutan Perpisahan SD-SMP Negeri

Minggu, 01 Nov 2026 11:07 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan larangan pungutan yang membebani orang tua murid dalam penyelenggaraan kegiatan…

Tiga Talenta Jatim Tembus Singa Cup 2026, Liga Surabaya Jadi Batu Loncatan

Tiga Talenta Jatim Tembus Singa Cup 2026, Liga Surabaya Jadi Batu Loncatan

Minggu, 01 Nov 2026 11:05 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kompetisi sepak bola usia dini kembali membuktikan perannya sebagai ruang tumbuh bagi talenta-talenta muda. Dari lapangan lokal di …

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

SURABAYAGI.COM, SURABAYA – Deni Wicaksono kembali mendapat kepercayaan memimpin Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur s…