Karena Covid-19, Target Partisipasi Meleset

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas KPPS menggunakan jaket medis saat pencoblosan di salah satu TPS. SP/Patrik Cahyo
Petugas KPPS menggunakan jaket medis saat pencoblosan di salah satu TPS. SP/Patrik Cahyo

i

 

65 Persen Warga Surabaya Mencoblos

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Meski ditengah pandemi Covid-19 yang bersamaan Pilkada Serentak, KPU Surabaya memperkirakan tingkat partisipasi warga Surabaya menggunakan hak pilihnya di Pilkada 2020 mencapai 65 persen. Angka ini merupakan data sementara rata-rata kehadiran pemilu di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Hal ini diungkapkan oleh Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Subairi. Hasilnya, setiap TPS dihadiri 60 hingga 65 persen warga yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Saya tadi sudah berkeliling di TPS daerah Kecamatan Gunungsari, Wiyung, Lakarsantri, Pakal, Wonokromo, Tenggilis Mejoyo hingga Sambikerep. Saya melihat partisipasi masyarakat mencapai 60 hingga 65 persen untuk menggunakan hak pilihnya," kata Subairi kepada Surabaya Pagi, Rabu (9/12/2020).

Kendati target partisipasi pemilih tingkat nasional sebesar 77,5 persen, namun Subairi mengaku optimis tingkat partisipasi masyarakat di Pilwali Kota Surabaya tahun 2020 ini naik dibanding 5 tahun lalu. Karena saat 5 tahun lalu, partisipasi masyarakat hanya di angka 52,17 persen.

"Target partisipasi secara nasional 77,5 persen. Namun, dari Pilwali 2015 kita optimis ada potensi kenaikan partisipasi masyarakat di Pilwali Surabaya, meskipun digelar di tengah pandemi Covid-19," imbuhnya.

 

Faktor Covid-19

Sementara, masih melesetnya target KPU Surabaya diduga karena rawannya penyebaran Covid-19 di Surabaya, yang dapat membentuk klaster Pilkada. Menurut Sosiolog Politik Unesa, Agus Machfud Fauzi, pada masa pandemi ini ada sebagian masyarakat yang belum yakin betul, bahwa mereka hadir di TPS itu aman.

"Jadi mereka tidak ingin, secara pribadi maupun keluarga kena Covid - 19 karena berpartisipasi dalam proses pilkada, meskipun para penyelenggara khususnya KPU meyakinkan bahwa semua sudah sesuai protokol kesehatan," ungkapnya kepada SurabayaPagi, Rabu (09/11/20).

Lanjutnya, bagaimanapun Kota Surabaya pernah menjadi zona merah kemudian sekarang menjadi zona orange yang belum bisa memberikan kepastian, walaupun pihak penyelenggara memastikan aman.

"Hal itu berpengaruh, sedikit banyak terhadap pemilih yang datang ke TPS. Tapi yang paling utama adalah ancaman dari penyebaran Covid - 19. Tidak cukup pada takutnya, tetapi pada suasana yang tidak mendukung hal ini, maka mereka belum bisa berpartisipasi," terangnya.

Kemudian faktor yang lain mungkin terkait dengan pada beberapa hari ini dengan curah hujan yang cukup tinggi dan menyebabkan munculnya banjir di beberapa titik di Surabaya. "Kebetulan ada yang kebanjiran dan belum bisa berpartisipasi," katanya.

Tidak hanya itu, Agus bahkan menduga dan masih bertanya apakah data yang telah tervalidasi sudah cukup valid dan perlu untuk di tengok kembali.

"Lalu dugaan terkait dengan data yang ada dalam proses pemutakhiran perlu di tengok kembali terkait dengan validasinya. Mungkin masih ada pemilih yang belum valid," pungkasnya. alq/byt/cr2/rmc

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…