Penumpang Turun 70 Persen, Travel Agent Mati Suri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi jalur Keberangkatan penumpang di terminal pelabuhan tanjung perak yang sepi.
Kondisi jalur Keberangkatan penumpang di terminal pelabuhan tanjung perak yang sepi.

i

 

Geliat Pelabuhan Tanjung Perak di Masa Pandemi Corona

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Pandemi Covid 19 memukul semua sendi kehidupan, terutama kesehatan dan perekomian. Pukulan keras dari makhluk tak kasat mata telanjang ini juga sangat dirasakan di Pelabuhan Tanjung Perak. Selama musim pandemi, jumlah penumpang kapal laut turun hingga 70 persen. 

Hal ini disampaikan salah satu petugas pelabuhan terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara Tanjung Perak, Anam Yuniar. "Sangat berkurang, angkanya itu sampai 70 persen," kata Anam, kepada reporter Surabaya Pagi, Minggu (13/12/2020).

Sebelum pandemi, kata Anam, satu kapal bisa mengangkut 2000 hingga 3000 penumpang. Namun pasca pandemi, satu kapal hanya dapat mengangkut 200 hingga 300 penumpang.

"Hari Raya (Idul Fitri) kemarin malah pelabuhan tutup, tidak ada (kapal) yang berangkat," jelasnya dengan mimik serius.

Meski begitu, memasuki bulan Desember arus penumpang di pelabuhan Tanjung Perak mulai sedikit membaik. Hanya saja peningkatannya tidak begitu signifikan.

 

Mulai Merangkak Naik

Hal ini juga dibenarkan oleh Manajer Operasional Lapangan Pelindo III Surabaya, Ahmad Abidin. Menurutnya memasuki kwartal III tahun 2020, arus penumpang mulai meningkat di angka 7 persen. "Terutama untuk rute ke wilayah Indonesia timur seperti Makasar, Manado, Bau Bau dan Maluku," kata Ahmad Abidin.

Diharapkan, peningkatan arus penumpung dapat terus bertahan hingga memasuki tahun 2021. "Harapannya peningkatan bulan Januari 2021 bisa mencapai 25 persen,” ujarnya berharap.

Peningkatan ini juga dipicu dengan adanya harga rapid tes yang terjangkau dan dilonggarkannya syarat bagi penumpang yang akan berangkat ke wilayah zona hijau.

Merosotnya aktivitas perekomian juga dirasakan oleh pengusaha  travel agent di wilayah Tanjung Perak.

Sebagai penyedia jasa perjalanan berupa tiket pesawat, tiket kapal laut, hotel dan moda transportasi lainnya, para travel agen kesusahan dalam menjual layanan perjalanan  di masa pandemi.

"Semakin sepi, kita ibaratnya mati suri. Tiket yang kita jual adakalanya dalam sehari pernah tidak terjual sama sekali," kata Ahmad, salah satu pekerja travel agent saat ditemui di Tanjung Perak Surabaya, Minggu (13/12/2020).

Pengakuan Ahmad semakin jelas terlihat tatkala  Surabaya Pagi berkeliling kebeberapa travel agent di sekitar Tanjung Perak.

 

Travel Agent “Mati Suri”

Dari hasil pengamatan terpantau, hampir 90% travel agent memilih menutup kantornya. Hanya ada 2 travel agent dari kurang lebih 15 travel agent di ASDP Tanjung Perak yang memilih untuk tetap buka dan beroperasi.

"Ya karena buka pun tetap tidak ada penumpang. Ini pun terpaksa kalau tidak disuruh bos, gak saya buka," aku Ahmad.

Mengenai rata-rata kerugian selama pandemi, Ahmad tidak mengetahui secara pasti. Namun ia mengaku bisa mencapai angka 70%.

"Jelas sangat merugi," singkatnya. Selain berkurangnya penjualan tiket,  pembatalan tiket yang dilakukan oleh penumpang pun kerap meningkat.

"Tadi sebelum mas ke sini, ada 2 orang yang batalkan tiket (kapal laut) ke Kalimantan," jelasnya

Sebagai informasi, berdasarkan  laporan dari Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) pada Juli 2020 lalu, kerugian rata-rata yang dialami oleh Travel Agent secara nasional mengalami penurunan 3 kali lipat dari tahun sebelumnya.

Tahun 2019, angka penjualan tiket berada diangka Rp 11 triliun pada pertengahan tahun. Sementara tahun 2020 menurun menjadi Rp 4 triliun. sam/cr1/ril

Berita Terbaru

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kabupaten Madiun meminta Pemkab Madiun tidak menjadikan masyarakat sebagai tumpuan utama untuk mendongkrak Pendapatan Asli D…

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Seorang warga Kabupaten Ponorogo melaporkan kehilangan sepeda motor setelah menghadiri konser JOSJIS Fest 2026 di Stadion Batoro…

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga sekitar Sekolahan SDN Malirsn 3 Kecamatan Ponggok Kab.Blitar di kejutkan suara benturan keras dari depan SDN Maliran, setelah…

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 , Desa Kalipecabean kecamatan Candi menggelar acara…

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki siswa untuk menghadapi perubahan zaman. Melalui…

Ning Ita Dorong Pencari Kerja Manfaatkan Pelatihan untuk Tingkatkan Kemandirian Ekonomi

Ning Ita Dorong Pencari Kerja Manfaatkan Pelatihan untuk Tingkatkan Kemandirian Ekonomi

Senin, 31 Agu 2026 16:23 WIB

Senin, 31 Agu 2026 16:23 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong peningkatan kompetensi masyarakat melalui pelatihan kerja berbasis ko…