SURABAYAPAGI, Surabaya - Keberadaan adanya wabah virus corona yang awalnya diketahui berasal dari Wuhan, China secara tidak langsung berdampak terhadap pedagang pakaian baju bekas di Surabaya.
Dimana akhir-akhir ini omset penjualannya mengalami yang cukup drastis.
"Penghasilan bisa dibilang sangat menurun 50 hingga 70 persen sih mas, sebelum adanya korona saya bisa dapat Rp 500 dalam sehari, nah sekarang untung-untung kalo dapat Rp 250 dalam sehari." kata Asrori salah satu pedagang pakaian bekas di Pasar baju bekas Gembong Surabaya, saat ditemui Surabaya Pagi, Selasa, (15/12/2020).
Bahkan pembeli yang berkunjung ke tokonya, walaupun sekedar melihat-lihat saja cenderung sepi.
"Kondisi itu tentu saja, penyebabnya karena pembeli khawatir jika pakaian bekas yang dijualnya dapat menularkan virus corona. Padahal kami juga tidak tahu hingga pembeli saat ini sampai berpandangan seperti itu, singkatnya.yan
Editor :
Mariana Setiawati
Berita Terbaru
Selasa, 28 Apr 2026 10:25 WIB
Selasa, 28 Apr 2026 10:25 WIB
SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kondisi carut marut perekonomian global dampak dari perang di timur tengah tak membuat kinerja APBN Mojokerto Raya…
Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB
Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah pengembang dan pengurus STIKes dalam kasus dugaan pemerasan yang…
Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB
Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB
SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …
Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB
Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB
SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…
Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB
Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB
SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…
Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB
Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB
SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…