Kades Kertasada Sumenep, Simbol Pemimpin yang Sederhana

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 28 Des 2020 18:36 WIB

Kades Kertasada Sumenep, Simbol Pemimpin yang Sederhana

i

Kepala Desa Kertasada Kec. Kalianget Kab. Sumenep, saat membersihkan air hujan di ruang tamunya. SP/Ainur Rahman

SURABAYA PAGI, Sumenep - Kepala Desa Kertasada Kec. Kalianget Kab. Sumenep, Sabuwang, adalah sosok yang sangat sederhana lebih mementingkan kepentingan warganya dibandingkan dengan kepentingan pribadinya.

Menjadi kepala Desa sebenarnya bukan karena keinginannya, ia hanya menjadi perangkat Desa, namun karena mendapat dukungan dari masyarakatnya, Sabuwang dipilih menjadi pengganti antar waktu (PAW) pada tahun 2019 lalu.

Baca Juga: Launching Bebek Angsa, Ekowisata Air Terapung Jadi Pilihan Masyarakat

Pada  29 Mei 2019, Sabuwang di lantik menjadi Kepala Desa Kertasada Kec. Kalianget Kab. Sumenep, namun jabatan barunya tidak membuatnya angkuh atau sombong, tetaplah ia menjadi jiwa yang tegar dan penuh optimis membangun kesejahteraan masyarakatnya.

Di sebuah Gubuk sederhana jauh dari kesan mewah, Sabuwang tinggal dengan seorang istri dan tiga anak, mereka hidup rukun dan penuh keceriaan, rumah mereka terasa hangat dengan candaannya yang memukau, apalagi saat turun hujan, kata Sabuwang, dirinya menyiapkan baskom di ruang tamu karena atapnya yang bocor. 

"Jika turun hujan rumahku kebanjiran, karena atapnya yang bocor, kami tinggal berempat dalam satu atap, tapi kami bahagia" katanya kepada Surabaya pagi, Senin (28/12)

Menurut Sabuwang, dirinya pernah diajukan untuk menerima bantuan Rumah tidak layak huni (RTLH) melalui program bantuan rumah swadaya (BRS), bantuan yang bersumber dari APBN itu diberikan melalui Dinas PU. Ciptakarya Kab. Sumenep, namun bantuan tersebut tidak diterimanya, karena lebih mementingkan warganya.

Baca Juga: Pemkab Sumenep Diminta Proaktif Lakukan Sitaan Milik H Sugianto

"Sebanyak 35 Warga Desa saya yang menerima bantuan RTLH, Alhamdulillah, Mereka sangat senang, dengan bantuan 17,5 juta itu dan telah digunakan sesuai dengan kebutuhannya.” jelasnya.

Tugas mulia yang dilakukan Kepala Desa menurut Sabuwang adalah bekerja dengan ikhlas dan mengabdi sepenuhnya kepada masyarakat, tujuannya agar masyarakat sejahtera.

Sebab kata dia, sebelum dirinya terpilih secara aklamasi menjabat Kepala Desa, berjanji untuk membuat masyarakat sejahtera, jadi bantuan yang seharusnya disampaikan dan diberikan harus sampai ketangannya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Mafia Tanah Caplok 17 Hektare Tanah Desa Senilai Rp 114,4 Miliar

“Jangan sampai dipotong apapun alasannya, dan saya bersikap tegas kepada perangkat untuk bekerja dengan baik sesuai dengan amanah dan tanggung jawab” kilahnya.

"Saya hanya ingin mengabdikan jiwa raga saya membantu masyarakat tak lebih, dan saya berharap kepada perangkat untuk bekerja sebagaimana tupoksinya, biarkan mati dengan cara sederhana dengan tidak membawa beban kesengsaraan karena perbuatannya ". pungkasnya. Ar

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU