Nakes Tewas, Alergi Makin Parah hingga Gatal di Tenggorokan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah menerima suntikan pertama dari dua dosis vaksin Covid-19 merek Pfizer-BioNTech yang harusnya ia terima, pada Senin (21/12/2020) lalu.
Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah menerima suntikan pertama dari dua dosis vaksin Covid-19 merek Pfizer-BioNTech yang harusnya ia terima, pada Senin (21/12/2020) lalu.

i

 

Efek Usai Bule di Vaksin Corona

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Washington - Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat atau FDA memperingatkan, vaksin Covid-19 Moderna bisa menyebabkan efek samping pada beberapa orang dengan filler wajah.

Sejumlah kecil peserta uji coba vaksin tersebut melaporkan pembengkakan wajah sebagai efek samping, seperti disampaikan dokter bedah plastik, Dr. Amir Karam.

"Jadi apa yang mereka lihat dalam uji coba 30.000 peserta yang dilakukan Moderna, mereka menemukan sekitar tiga dari pasien tersebut bereaksi terhadap filler. Reaksi itu terlokalisasi di tempat filler disuntikkan, jadi dalam beberapa kasus terjadi di bibir dan pipi," jelasnya seperti dikutip oleh NBC7 News.

Menurut laporan tersebut, satu peserta melakukan filler wajah dua pekan sebelum vaksinasi dan yang lainnya melakukannya enam bulan sebelumnya.

Karam menjelaskan, ketika seseorang divaksin, sistem kekebalannya "meningkat".

Dia menjelaskan, sistem kekebalan dapat menargetkan area di mana filler berada yang kemudian menyebabkan "respons peradangan yang lebih kuat."

Efek samping, lanjutnya, yang "mungkin" tidak boleh menghentikan orang untuk vaksinasi dan semua reaksi yang terkait dengan filler telah diobati.

“Saya kira kalau terlokalisasi, jenis reaksi yang sangat ringan hanya di daerah yang bengkak, saya kira langkah pertama adalah menghubungi dokter yang menyuntikkan filler,” kata Karam.

Pada Desember 2020, dua orang yang menerima vaksin Pfizer-BioNTech di Inggris melaporkan mengalami reaksi, termasuk satu laporan anafilaksis, yang dapat menyebabkan tenggorokan bengkak, kesulitan bernapas, dan kesulitan menelan.

Orang-orang yang memiliki riwayat anafilaksis terhadap vaksin, obat atau makanan apa pun telah diimbau oleh regulator Inggris untuk tidak menggunakan vaksin tersebut

Sementara itu, Dr Anthony Fauci, pakar kesehatan penyakit menular dari Amerika Serikat yang juga menjabat sebagai Director of the National Institute to Allergy and Infectious Diseases (NIAID), bersama dengan hampir 2 juta penduduk AS, telah disuntik vaksin Corona buatan Pfizer-BioNTech dan Moderna pada minggu lalu.

Seperti kebanyakan orang yang disuntik vaksin Corona, Fauci mengatakan bahwa satu-satunya efek samping yang dirasakan adalah lengan terasa sakit.

"Satu-satunya hal yang saya rasakan, mungkin 6-10 jam setelah divaksin, saya merasa sedikit sakit di lengan dan mungkin masih terasa hingga 24 jam," kata Fauci, dikutip dari BGR.

Dijelaskan pula, kata Fauci, ia tak mengalami efek samping lain yang mengganggu usai disuntik vaksin Corona.

Selain itu, dikatakan bahwa tidak ada efek samping serius yang terjadi selama uji klinis vaksin Corona berlangsung. Jika relawan melaporkan gejala seperti sakit kepala atau nyeri otot usai disuntik vaksin, gejala tersebut biasanya akan hilang dalam 24 jam.

Meski begitu, tak bisa dipungkiri bahwa ada laporan penerima vaksin Corona mengalami reaksi alergi yang parah. Namun, indikasi awal menunjukkan bahwa individu tersebut cenderung memiliki riwayat alergi parah.

Misalnya, Dr Hossein Sadrzadeh, yang memiliki riwayat alergi parah terhadap kerang, mengatakan kepada The New York Times bahwa tekanan darahnya naik dan ia mengalami syok anafilaksis setelah disuntik vaksin Corona.

Namun, menurut laporan, kondisi Sadrzadeh saat ini sudah baik-baik saja. Meski begitu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) masih menyarankan orang dengan alergi yang tidak terlalu parah untuk mendapatkan vaksin Corona.

 

Perawat Meninggal usai Divaksin

Efek samping yang terparah terjadi Porto, Portugal. Seorang asisten bedah anak dilaporkan meninggal dunia dua hari setelah mendapatkan suntikan vaksin corona buatan Pfizer. Otoritas kesehatan setempat saat ini tengah menyelidiki penyebab kematian mendadak tersebut.

Perawat yang diidentifikasi sebagai Sonia Acevedo ini bekerja sebagai asisten bedah anak di Instituto Portugues de Oncologia (IPO) di Porto, sebuah rumah sakit onkologi.

Sebelum dinyatakan meninggal, ibu dua anak itu mengaku tidak mengalami efek samping setelah mendapatkan suntikan vaksin. Dia merupakan salah satu dari 538 tim medis di IPO yang pertama menerima vaksin Pfizer.

Ayah Acevedo, Abilio, mengatakan jika anaknya sempat makan malam bersama keluarganya pada malam Tahun Baru sebelum ditemukan meninggal di kamarnya keesokan paginya.

"Saya ingin tahu apa yang menyebabkan kematian putri saya. Dia baik-baik saja, tidak punya masalah kesehatan," kata Abilio kepada tabloid Portugal, Orreio da Manha seperti dilansir Wio News.

Abilio menuturkan jika anaknya tidak menunjukkan gejala apa pun setelah divaksin.

"Dia mendapat vaksin corona, tetapi tidak menunjukkan gejala apa pun. Saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya hanya ingin tahu apa yang menyebabkan kematian putri saya," ujarnya.

Dia menggambarkan anaknya sebagai orang yang "baik dan bahagia" yang "tidak pernah minum alkohol, tidak makan sesuatu yang istimewa atau luar biasa."

Senada, putri Acevedo, Vania Figueredo mengatakan jika ibunya meninggal dengan cepat dan sebelumnya tampak baik-baik saja.

"Kami tidak tahu apa yang terjadi. Itu semua terjadi dengan cepat dan tanpa pejelasan. Saya tidak melihat ada yang berbeda pada ibu saya, dia baik-baik saja. Dia hanya mengatakan bahwa area tempat di adivaksin terasa sakit, tapi itu normal," ungkap Figueredo.

Di sisi lain, Otoritas Kesehatan Portugal mengatakan saat ini sedang menyelidiki kematian mendadak Acevedo.abc/afp/ws/rl

Berita Terbaru

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perkembangan laporan dugaan tindak pidana penggelapan dan laporan palsu yang dilaporkan pihak Subandi terhadap kliennya, terus…

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna  dengan agenda Penetapan Program Pembentukan P…

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut  UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Sebanyak 189 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Jawa Timur telah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) t…

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan video lampu lalu lintas yang hilang di Traffic Light Jalan Perak Timur.…

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…