Pulang Kembalikan Rapor, Siswi SMK Digilir Pacar dan 5 Teman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi saat memintai keterangan terhadap para pelaku pemerkosaan.
Polisi saat memintai keterangan terhadap para pelaku pemerkosaan.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Nganjuk - Kasus pemerkosaan terhadap gadis dibawah umur kembali terjadi. Di Nganjuk, seorang pelajar SMK berinisial EF (17) diperkosa secara bergiliran. Mirisnya pelaku pemerkosaan adalah pacar korban dan teman-temannya.

“Korban siswi SMK. Untuk pelaku perkosaan ada enam,” ujar Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Prathama kepada wartawan di Nganjuk, Selasa (26/1/2021).

Ia menjelaskan, satu dari enam pelaku pemerkosaan merupakan pacar korban. “Jadi pelaku semua ada enam termasuk pacarnya. Dan sudah diamankan lima. Sedangkan satu masih buron,” imbuhnya.

Harvi kemudian menyebutkan lima pelaku yang telah diamankan. Mereka yakni AS (20), IR (20) dan ES (25) warga Kecamatan Jatilalen. Sedangkan dua pelaku lainnya masih di bawah umur yakni FB dan RD.

Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP Nikolas Bagas menjelaskan, kasus pemerkosaan itu terungkap atas laporan orang tua korban. Orang tua korban curiga karena gadis 15 tahun itu tidak kunjung pulang, saat mengembalikan rapor ke sekolah.

"Awalnya korban diminta ortunya untuk kembalikan rapor di sekolah. Tapi sampai sore tidak pulang. Lantas ortu mencari dan kedapatan kabar dari teman korban, kalau yang bersangkutan tidur di rumah pacarnya, ada banyak pria mabuk," jelas Nikolas, Selasa (26/1/2021).

Nikolas mengatakan, sebelum itu insiden tersebut, para pelaku termasuk korban menkonsumsi minuman keras.

“Jadi semua pelaku pemerkosaan di bawah pengaruh miras dan korban sempat ikut minum juga. Digilir yang pertama kali perkosa pacarnya,”  imbuhnya.

Setelah menjemput sang putri, orangtua korban dikabetkan dengan pengakuan EF yang menyebut telah diperkosa oleh para pelaku.

“Setelah betemu, EF mengaku telah diperkosa oleh enam orang secara bergantian,” ungkap Nikolas.

Mendengar pengakuan anaknya, orang tua EF langsung melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Jatikalen. Petugas bergerak cepat dan berhasil mengamankan 5 pelaku.

Ia menambahkan, saat ini penyidik Unit PPA Polres Nganjuk masih terus mendalami kasus yang cukup menggemparkan warga Jatikalen dan sekitarnya tersebut. Termasuk, untuk mengungkap motif maupun modus operandi yang lebih rinci dari para pelaku. 

Mereka dijerat Pasal 81 ayat (1) UU No 23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak sebagaimana telah diubah dengan UU No 35 Tahun 2014, tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan UU No 17 Tahun 2016, tentang penetapan Perppu No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang.

Berita Terbaru

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep dan TNI Angkatan Laut menghadirkan beragam pelayanan publik dan…

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai langkah strategis dalam mengembangkan warisan sejarah Jalan Raya Pos menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat, Pemerintah…

Dorong Hidup Sehat dan Mandiri, Pemkab Jombang Perkuat Layanan Kesehatan Lansia

Dorong Hidup Sehat dan Mandiri, Pemkab Jombang Perkuat Layanan Kesehatan Lansia

Rabu, 14 Okt 2026 15:35 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang memperkuat komitmen pelayanan…

Diduga Akibat Pembakaran Sampah, Belasan Kambing di Jember Terpanggang

Diduga Akibat Pembakaran Sampah, Belasan Kambing di Jember Terpanggang

Rabu, 14 Okt 2026 15:31 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebuah kandang kambing di wilayah Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember baru saja terbakar, yang diduga akibat adanya…

Lewat Ngalam Seger dan Rijik, Pemkot Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon

Lewat Ngalam Seger dan Rijik, Pemkot Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon

Rabu, 14 Okt 2026 15:27 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya dalam bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, termasuk melalui upaya pengurangan…

Buka Akses Permodalan Petani Milenial, Pemkab Madiun Luncurkan Program ‘KRETA’

Buka Akses Permodalan Petani Milenial, Pemkab Madiun Luncurkan Program ‘KRETA’

Rabu, 14 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya dalam membuka akses permodalan bagi petani milenial di wilayah setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun…