SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menutup bulan Januari, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia langsungkan Vaksin Serentak Tenaga Kesehatan (Nakes) Kota Surabaya pada pagi ini, Minggu (31/01/2021). Tentunya acara penting tersebut dihadiri oleh Plt Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana dan juga Wakil Menteri Kesehatan RI, yakni Dante Saksono Harbuwono.
Diawali dengan pembukaan, acara yang berlangsung di Graha YKP Surabaya pada pukul 08.00 WIB itu berlangsung kondusif. Dalam pembukaannya, Whisnu mengatakan, "Hari ini kita akan melaksanakan vaksinasi covid-19 pada tenaga kesehatan serentak di Kota Surabaya. Kegiatan ini sebagai upaya mempercepat vaksinasi di Indonesia," ujar pengisi bangku kosong Walikota Surabaya itu.
Seperti yang kita ketahui, bahwa vaksin Sinovac telah mendapatkan ijin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu, vaksin dengan efikasi 65,3% ini, juga mendapat fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Pada tahap awal vaksinasi di Surabaya, akan di khususkan pada Tenaga Kesehatan yang menjadi Garda Terdepan dalam penanganan covid-19. Whisnu mengungkapkan, "Target tenaga kesehatan Insya Allah bisa sampai mencapai 100% yang di vaksin pada hari ini," tambahnya.
Total ada 31.000 tenaga kesehatan, sebelumnya sudah divaksin sebesar 83% atau sekitar 25.000. Untuk gelaran acara ini, target Whisnu pada vaksinasi sebanyak 5000 tenaga kesehatan. Bebarengan dengan itu, ada 63 puskesmas yang serentak melakukan vaksinasi dengan total 3000 nakes.
Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono. Dirinya mengungkapkan bahwa, saat ini Dunia sedang menghadapi Perang Dunia Ketiga. Namun, yang dihadapi bukan manusia, melainkan virus dan penyakit yang mewabah.
"Ini lebih berat dari Perang Dunia yang secara fisik. Karena kita menghadapi dan melakukan strategi dan harus sama-sama belajar," terangnya.
Strategi yang dimaksud salah satunya adalah melakukan Tracing, Testing dan Treatment. Tak luput juga 3M yang selalu di sosialisasikan juga merupakan strategi dari penyebaran covid-19 itu.
Dante menambahkan, "Vaksinasi ini termasuk strategi kita. Dengan mengadakan vaksinasi, kita akan menciptakan yang namanya kekebalan kelompok maupun kekebalan bersama," ujarnya.
Kegiatan vaksinasi bukan merupakan kekebalan dan kepentingan individual semata. Namun vaksinasi ini menjadi harapan dan kepentingan bersama. "Dengan begitu, kita akan bisa memutus rantai penyebaran virus covid-19," tambahnya.
Sebagai simbolis, Dante mengatakan, "Dengan sah, proses vaksinasi serentak tenaga kesehatan Kota Surabaya tahun 2021 ini resmi dibuka," pungkasnya. mbi
Editor : Redaksi