Remaja 16 Tahun Bacok 3 Perempuan di Blitar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rizal Agung Wibowo (16), pelaku pembacokan saat menjalani pemeriksaan. SP/Hadi Lestariono
Rizal Agung Wibowo (16), pelaku pembacokan saat menjalani pemeriksaan. SP/Hadi Lestariono

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar -  Entah apa yang merasuki jiwa remaja berusia 16 tahun ini, ia tega melukai tiga perempuan sekaligus dengan senjata tajam jenis arit. Akibat kejadian itu ketiganya mengalami luka serius. Kejadian yang terjadi pada Sabtu (14/2) sore membuat warga setempat geger.

Dari informasi yang diterima Surabaya Pagi, aksi tragis tersebut terjadi di Desa Sumbersari RT 01/RW 06 Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Sementara pelaku diketahui bernama Rizal Agung Wibowo (16).

Dalam kasus ini para korban yakni Agustina Widya Rahmawati (23) warga desa Sumberasri Kec Nglegok Kab Blitar, Saskia Bunga Valentine (12) warga Desa Karangbendo Kec Ponggok Kab Blitar (kritis) dan Listyana Kolifatul Janah (16), warga desa Desa /Kec Srengat Kab Blitar, kini ketiganya masih dalam perawatan RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. 

Kapolres Blitar Kota AKBP Dr Yudhi Hery Setiawan S.IK.M.SI di kantornya mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, peristiwa ini berawal ketika Rizal sedang berada di belakang rumah menyiapkan beberapa alat tukang. Dari informasi warga sekitar pelaku bekerja di peternak ayam milik Widodo  yang merupakan kerabat baik pelaku maupun Korban. 

Sebelum kejadian, pelaku memanggil Saskia yang ada di depan,  karena Saskia sedang asyik bermain game lalu meminta Tya, temannya untuk  menemui Rizal.

Saat Tya ke belakang, tanpa sebab Rizal kemudian menyabetkan senjata tajam ke arah Tya hingga menyebabkan korban  terjatuh dan tergeletak karena sabetan arit Rizal, setelah itu Rizal  menemui Saskia yang saat itu berada di depan TV.

"Terduga pelaku ini mengakui setelah melakukan penganiayaan dengan sebilah sabit, korban pertama ini langsung terjatuh di belakang rumah," kata AKBP Yudhi Ary Setiawan kemarin.

Selanjutnya ketika keluar dan berada di lorong rumah, Saskia dibabat Rizal dan sempat korban berteriak. Teriakan itu lantas mengundang Tina, sepupunya, yang masih berada di ruang tamu, 

Tina kemudian berlari ke lorong melihat Rizal hendak membacok ulang Saskia, melihat itu Tina langsung meneriaki Rizal yang seketika itu menghentikan aksinya, rupanya Rizal tak berhenti ia malah menyabetkan senjata tajam itu ke arah Tina dan melukainya, spontan Tina kemudian berlari meminta pertolongan warga.

Melihat kejadian di depan matanya ,Saskia dengan berdarah darah berusaha bersembunyi menghindari amukan Rizal. Ia juga melihat Tya sudah tergeletak bersimbah darah di tanah.

Warga yang ada di lokasi kemudian mencoba meredam Rizal. Sebagian lagi melapor ke polisi. Setelah petugas datang, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Polsek Nglegok yang mendatangi lokasi dengan cepat  berhasil mengamankan pelaku.

"Karena pelaku di bawah umur, kita limpahkan ke Polres, dan ketiga korban kita larikan ke rumah sakit, bisa langsung ke Polres Blitar Kota yaa Boss untuk keterangan lebih lanjut," kata Kapolsek Nglegok AKP Lahuri pada wartawan, Minggu (14/2).

Peristiwa yang menggegerkan Desa di Lereng Gunung Kelud ini AKBP Yudhi Hery Setiawan menerangkan pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada para saksi saksi termasuk korban.

"Kami masih mendalami kasus ini, dan memeriksa saksi saksi, sedang untuk terduga pelaku Rz masih dilakukan pemeriksaan di UNIT PPA, karena masih dì bawah umur," pungkas Kapolres Blitar Kota yang santun ini.

Sedang pelaku Rizal hanya jebolan kelas dua SMP ini, merupakan kerabat dari pemilik peternak ayam termasuk ke tiga korban. Les

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…