Ratusan Petugas Lapas Kelas I Lowokwaru Divaksin Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kalapas Kelas I Malang, Anak Agung Gede Krisna saat disuntik vaksin di RSIA Refa Husada, Kota Malang. SP/ BJ
Kalapas Kelas I Malang, Anak Agung Gede Krisna saat disuntik vaksin di RSIA Refa Husada, Kota Malang. SP/ BJ

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Upaya pemerintah dalam mencegah mewabahnya virus Covid-19 adalah dengan cara di suntik vaksin Covid-19. Salah satunya Kota Malang yang masuk daftar penerima Vaksin Sinovac Biofarma. Saat ini vaksinasi dilakukan kepada para 202 petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Lowokwaru di Rumah Sakit Ibu dan Anak Refa Husada, Kedungkandang, Kota Malang, Senin, (1/3/2021).

Menanggapi hal terebut, Kalapas Kelas I Malang, Anak Agung Gede Krisna mengatakan, vaksinasi dilakukan secara bergantian oleh petugas lapas. Awalnya terdata 209 petugas, tetapi 7 petugas yang berstatus tenaga kesehatan Lapas Kelas I Lowokwaru masuk vaksinasi tahap pertama beberapa waktu lalu.

“Kita mendapat jadwal vaksinasi, sesuai surat Dirjen (Kemenkumham) untuk koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Malang. 209 yang masuk daftar vaksin, tetapi 7 orang tenaga kesehatan sudah divaksin terlebih dahulu sehingga total 202 petugas,” katanya, Senin (1/3/2021).

Menurutnya, agar tidak terjadi kekosongan penjagaan di dalam Lapas. Mereka menerapkan sistem bergantian. Pertama para staf di kantor Lapas, bersama penjaga yang bertugas Minggu Malam dan penjaga yang bertugas Senin pagi untuk melakukan vaksinasi setelah bertugas. Sebab, ada 3.303 warga binaan yang harus dijaga di dalam Lapas.

“Orang masuk daftar vaksin, secara bergilir karena tetap ada yang menjaga. Yang piket Siang sama Pagi masih melaksanakan tugas, sekarang staf dulu. Yang piket pagi nanti pulang kantor langsung ke sini, pengamanan juga begitu,” ujar Agung.

Agung kembali mengatakan, bahwa vaksinasi sangat dibutuhkan bagi petugas Lapas karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat. Bagian pelayanan dianggap petugas yang paling beresiko karena kontak erat dengan orang-orang luar Lapas. Seperti keluarga warga binaan dan lainnya.

“Karena ini untuk mengurangi resiko apalagi kita kontak langsung dengan masyarakat. Wargaa binaan kan di dalam nah kita ini kan yang di luar kontak langsung dengan masyarakat. Setelah divaksin tadi tidak ada gejala apapun, rasanya juga tidak sakit,” tandas Agung. Dsy12

 

Berita Terbaru

Selangkah Lagi! Program ATM Beras Tahun 2026 Siap Beroperasi Tiga Hari Lagi

Selangkah Lagi! Program ATM Beras Tahun 2026 Siap Beroperasi Tiga Hari Lagi

Senin, 13 Apr 2026 23:55 WIB

Senin, 13 Apr 2026 23:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri akan kembali mendistribusikan bantuan beras kepada masyarakat melalui ATM Beras pada Kamis (16/4).…

Pemkot Kediri Terapkan Skema WFH 40 Persen ASN, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Pemkot Kediri Terapkan Skema WFH 40 Persen ASN, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Senin, 13 Apr 2026 23:51 WIB

Senin, 13 Apr 2026 23:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat, mulai…

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Faizal Rachman, pengusaha Event Organizer  yang diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku hanya dimintai keterangan t…

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Malang — Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang berkolaborasi dengan Yayasan Bersama Anak Bangsa …

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…