Bupati Gus Yani Datang, Insentif Nakes Langsung Cair

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Gus Yani ber-selfie riang dengan puluhan nakes RS Lapangan Gelora Joko Samudro. SP/M.AIDID
Bupati Gus Yani ber-selfie riang dengan puluhan nakes RS Lapangan Gelora Joko Samudro. SP/M.AIDID

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sejak masuk gerbang tempat acara di hall Gelora Joko Samudro, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sudah disambut nyanyian riang para dokter dan perawat yang bertugas di Panti Observasi dan Rehabilitasi Covid-19 Gelora Joko Samudro, Gresik, Rabu (3/3/2021).

Keriangan tersebut bukan tanpa sebab, karena Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik, datang memberikan kabar gembira mencairkan insentif para tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Rumah Sakit Lapangan tersebut.

“Hari ini, perubahan Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2020 saya tandatangani. In sya Allah hari ini atau paling lambat besok, sudah bisa diterima nakes yang bertugas menangani covid,” tegas Yani didampingi Wakil Bupati Aminatun Habibah, Ketua DPRD Abdul Qodir, PJ Sekda Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno serta Kadinkes drg Saifudin Ghozali.

Usai penandatanganan Perubahan Perbup Nomor 23 Tahun 2020 yang didalamnya termuat tentang insentif nakes, sekitar 200 orang yang memadati hall tersebut menyambutnya dengan tepuk tangan dan bernyanyi.

Bupati juga diajak berfoto beberapa nakes, yang satu persatu diantara mereka menyerahkan ponselnya untuk bisa berselfie dengan bupati.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua yang bertugas, kami berharap Anda semua semangat untuk mendukung kami dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 di Gresik. Kita berjalan bersama-sama mendampingi pasien, rawat dan beri perhatian lebih agar mereka bersemangat untuk sembuh,” pinta Yani.

Bupati Gus Yani beserta rombongan kemudian mengunjungi para pasien yang sedang berjemur.

“Bagaimana keadaan hari ini? Apakah Anda semua sudah sarapan,” tanya Bupati Yani kepada 20 pasien yang ada.

“Alhamdulillah baik pak, hari ini kami sudah sarapan tapi belum merokok, “ kata beberapa pasien laki-laki.

Mendengar permintaan rokok dari pasien, semua rombongan hanya tersenyum. Gus Yani menjanjikan akan mengirimkan sesuatu.

“Nanti saya kirim tapi bukan rokok, makanan kecil," jawab Gus Yani sambil berpamitan. did

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…