Tuai Masalah Dalam Kandidat RT, Panitia Pilih Mundur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
R. Ainur Rahman saat menyerahkan berita acara pemilihan RT ke kantor Kelurahan Kepanjin Kab. Sumenep. SP/Istimewa
R. Ainur Rahman saat menyerahkan berita acara pemilihan RT ke kantor Kelurahan Kepanjin Kab. Sumenep. SP/Istimewa

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Pemilihan Ketua RT 08 RW 03, Kelurahan Kepanjin Kab. Sumenep, batal dilaksanakan, padahal untuk persiapan sudah hampir selesai. Pemilihan ini semula dijadwalkan pada tanggal 21 Maret 2021 dan batalnya akibat berbagai argumen pedas dari masing-masing kandidat yang tak dapat dibendung lagi oleh panitia penyelenggara.

" Menjadi ketua RT ternyata banyak diminati oleh sejumlah tokoh di Kelurahan Kepanjin, mereka saling adu argumen, bahkan sampai ada yang menakut-nakuti kepada kami, makanya kami cari jalan aman, dan memilih berhenti dalam struktur kepanitiaan penyelenggara ketua RT,” ucap Sekretaris Panitia Penyelenggara, R. Ainur Rahman kepada Surabaya pagi, Rabu (24/03)

Menurutnya,  kegiatan yang sudah terjadwal itu harus kandas karena diduga kurang efektif bila dilanjutkan. ‘Jadi saya bersama ketua panitia memutuskan untuk tidak melanjutkan penyelenggaraan pemilihan ketua RT,“ ungkapnya

"Saya sudah bikin berita acara kepada Ibu Lurah dan sudah dikirim ke Kelurahan Kepanjin, berikut tembusan kepada H. Moh. Ridwan Ketua RT lama, dan tokoh masyarakat, tujuannya agar amanah yang semula  menjadi tanggung jawab saya sepenuhnya dilimpahkan kepada Ibu Lurah, terserah mekanisme Ibu lurah nantinya" tegas Rahman.

Selain itu pihaknya mengatakan, keterlibatan dirinya sebagai panitia karena ditunjuk oleh pimpinan sidang saat itu, meskipun sebenarnya tidak ingin terlibat dalam struktur kepanitiaan.

"Saya hanya ingin yang terbaik, siapapun nantinya yang bakal menjadi RT dan saya yakin pilihan warga di Kelurahan Kepanjin khususnya RT 08 RW 03 tidak akan salah pilih, semoga yang terbaik " pungkasnya

Sementara Lurah Kelurahan Kepanjin Kab. Sumenep, Ernawati saat dikunjungi ke kantornya sedang tidak ada di tempat, kata salah satu stafnya Ibu lurah sedang istirahat.

"Ibu lurah sedang Istirahat Mas, kalau ada keperluan gak apa-apa dititip saja, biar nanti saya sampaikan" pungkasnya.Ar

Berita Terbaru

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Ruang publik di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Kabupaten Madiun, berubah semrawut. Trotoar yang semestinya menjadi h…

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan SPSI (FSP KEP SPSI) Jawa Timur menekankan pentingnya hubungan industrial yang …

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto terpilih sebagai salah satu daerah pilot project Digitalisasi Bantuan Sosial. Secara nasional, terdapat 41 daerah…

Susur Sungai Ngotok Hadir di TBM, Tambah Destinasi Wisata Baru di Kota Mojokerto

Susur Sungai Ngotok Hadir di TBM, Tambah Destinasi Wisata Baru di Kota Mojokerto

Rabu, 04 Feb 2026 14:42 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kota Mojokerto kembali menghadirkan destinasi wisata baru melalui wisata susur Sungai Ngotok di kawasan Taman Bahari Mojopahit…

iSTTS Bekali Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Etika AI Lewat Bootcamp Intensif

iSTTS Bekali Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Etika AI Lewat Bootcamp Intensif

Rabu, 04 Feb 2026 13:42 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 13:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (Institut STTS) memfasilitasi puluhan jurnalis dari Surabaya dan Sidoarjo dalam Bootcamp…

Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK

Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK

Rabu, 04 Feb 2026 12:04 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 12:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pada awal 2026, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengidentifikasi kasus…