Puluhan Petani Kediri Pasang Umpan Basmi Hama Tikus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petani Kediri saat memasang umpan dan obat pembasmi hama tikus
Petani Kediri saat memasang umpan dan obat pembasmi hama tikus

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Puluhan petani di Desa Sumber Duren Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri beramai-ramai memasang umpan dan obat untuk membasmi hama tikus. Gerakan pengendalian hama tikus ini dilakukan bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, Rabu (24/3/2021). 

 

Umpan dan obat pembasmi hama tikus ini didapat dari bantuan pemerintah. Sebelum aksi tersebut, petani menerima penjelasan aplikasi umpan dan obat hama yang diberikan Kementerian Pertanian RI, melalui Dispertabun setempat.

 

Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dispertabun Kabupaten Kediri memberikan pengarahan teknis pemanfaatan bantuan obat pembasmi hama. Petugas mempraktekkan cara meracik pemasangan umpan sekam atau potongan ketela sebanyak 7 butir petrocum yang dimasukkan dalam wadah bekas kue.

 

Koordinator POPT Kediri Riyono Yekti Wibowo mengatakan, obat hama yang diberikan untuk diaplikasikan pada sawah petani. Sementara metode pembasmian dilakukan dengan sistem pengomposan dan pengumpanan di sekitar lubang tikus.

 

"Populasi ini harus dikendalikan. Jika tidak maka tanaman petani akan rusak semua. Liang tikus ini mengakibatkan tanggul bocor dan banjir. Itu yang harus dipikirkan," ucapnya Bowo, panggilan akrabnya.

 

Kementrian pertanian bahkan turun tangan memberikan bantuan untuk mengendalikan hama tikus ini. Melalui pemerintah daerah setempat para petani mendapatkan bantuan obat hama tikus. Obat ini akan diaplikasikan di 10 herktar lahan. 

 

"Metode pembasmian yang digunakan dengan pengoposan dan pengumpanan. Bahan yang digunakan bisa belerang atau pertalite, selain obat tikus,"ucapnya.

 

Serangan hama tikus yang terjadi di desa sumber duren ini tidak hanya membuat petani gagal panen, tetapi merusak tanggul sungai kolosoko. Lubang tanah yang digali tikus berakibat tanggul jebol dan sawah petani kebanjiran.

 

Sementara itu, Sumadi, satu diantara petani mengaku dengan hama tikus ini sangat merugikan. Lahan pertanian miliknya seluas 150 meter persegi bisa menghasilkan Rp 5 juta saat panen. Namun akibat serangan tikus, dirinya hanya mendapat Rp 2 juta saja.

 

Pengendalian hama tikus pada sawah petani desa sumber duren ini akan dilakukan secara terus menerus dan melibatkan petani desa sekitar . dengan gerakan serentak diharapkan dapat menekan populasi tikus yang meledak di saat peralihan musim tanam. Can

Tag :

Berita Terbaru

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Jumat, 15 Mei 2026 21:22 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 21:22 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) melalui program BSI Scholarship kembali membuka akses pendidikan bagi ribuan generasi m…

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Koordinator Komunitas Cinta Bangsa (KCB) Jawa Timur, Holik Ferdiansyah, menyatakan akan mengungkap nama-nama pejabat serta pihak s…

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Warga di kawasan Ring Road Kota Madiun digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang di tepi jalan, …

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Fenomena sungai menghitam dan penumpukan sampah plastik masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Ponorogo. Merespons hal tersebut,…

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…